Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Arda dan Tantri Kotak Jadi Korban Dugaan Penipuan, Kumpulkan Bukti untuk Lapor Polisi?

June 24, 2026 • 0 Views
Arda dan Tantri Kotak Jadi Korban Dugaan Penipuan, Kumpulkan Bukti untuk Lapor Polisi?
Arda dan Tantri Kotak Jadi Korban Dugaan Penipuan, Kumpulkan Bukti untuk Lapor Polisi?

PSPK – 24 Juni 2026 | Arda Hatna dan Tantri Kotak saat ini berada dalam situasi sulit setelah menjadi korban dugaan penipuan yang melibatkan kerabat dekat mereka, Poppy Nupitasari. Kejadian ini memicu keputusan Arda dan Tantri untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan sebagai langkah awal sebelum melapor ke pihak berwenang.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Arda mengungkapkan bahwa mereka masih berusaha mencerna keadaan yang menimpa mereka. “Saat ini kami bersama tim masih terus mendalami dan mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut,” ujar Arda pada Rabu (24/6/2026). Arda juga menunjukkan rasa empati terhadap korban lainnya yang mengalami kerugian yang signifikan akibat tindakan Poppy. “Yang pasti, kami juga turut berempati kepada korban-korban lainnya yang terdampak. Untuk sementara waktu, kami memilih fokus pada proses yang sedang berjalan dan berharap semuanya dapat ditangani dengan baik sesuai jalurnya,” tambahnya.

Kasus ini pertama kali dibagikan oleh Tantri melalui serangkaian unggahan di Instagram Story-nya. Dalam unggahannya, Tantri dengan tegas mengungkapkan bahwa dirinya menjadi salah satu korban Poppy, yang diduga telah membawa kabur uang hingga miliaran rupiah. “Benar! Aku lagi kena penipuan teman sendiri, karena sudah 3×24 jam dia menghilang. Dan nggak ada itikad baik buat ketemu. Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang di total-total hampir Rp10 M,” tulis Tantri dalam unggahan tersebut.

Tantri juga menjelaskan bahwa pihak keluarga Poppy memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada para korban. Ia menunjukkan rasa kecewa mendalam karena Poppy, yang sebelumnya dianggap sebagai kerabat dekat, tega melakukan penipuan. “Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang,” keluhnya. Dengan penuh harapan, Tantri mengajak masyarakat untuk membantu mereka mencari keadilan.

Modus penipuan yang dilakukan oleh Poppy Nupitasari diduga berkaitan dengan investasi dan tabungan, yang membuat banyak orang terjebak dalam janji-janji manis tanpa realisasi yang jelas. Saat ini, keberadaan Poppy masih belum diketahui, menambah ketidakpastian bagi para korban yang merasa dirugikan. Arda dan Tantri berkomitmen untuk terus mengumpulkan bukti-bukti yang ada agar dapat digunakan sebagai dasar untuk melapor ke polisi.

Kasus dugaan penipuan ini menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam berinvestasi, terutama ketika melibatkan orang-orang terdekat. Arda dan Tantri berharap dengan melaporkan kasus ini, mereka tidak hanya mendapatkan keadilan bagi diri mereka sendiri tetapi juga untuk banyak korban lainnya yang mengalami hal serupa.

Dalam situasi seperti ini, dukungan dari masyarakat dan media sosial sangat diharapkan untuk membantu menyebarluaskan informasi dan mempercepat proses pencarian keadilan. Arda dan Tantri Kotak berjanji akan terus mengupdate perkembangan kasus ini setelah langkah hukum diambil. Mereka berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada janji-janji investasi yang tidak jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *