PSPK – 20 April 2026 | Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan, dengan dolar AS diperdagangkan pada level Rp17.274,94 untuk jual dan Rp17.103,06 untuk beli pada 20 April 2026.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kurs
- Kebijakan suku bunga tinggi yang diperkirakan akan diterapkan oleh Federal Reserve Amerika Serikat, menambah daya tarik aset berbasis dolar.
- Ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas global, terutama minyak, yang meningkatkan permintaan dolar untuk impor energi.
- Arus keluar modal dari pasar negara berkembang karena imbal hasil obligasi AS yang lebih menguntungkan.
- Sentimen hati-hati pelaku pasar terhadap prospek inflasi global dan pertumbuhan ekonomi China.
Respons Bank Indonesia
Bank Indonesia diprediksi akan terus melakukan intervensi di pasar valuta asing serta menyesuaikan kebijakan moneter untuk menahan volatilitas rupiah. Upaya ini bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar dan kepercayaan investor.
Ke depan, pelaku pasar akan memantau data inflasi internasional, keputusan suku bunga utama, serta perkembangan ekonomi China yang memiliki dampak signifikan pada perdagangan kawasan. Keseimbangan antara faktor eksternal dan fundamental ekonomi domestik akan menentukan arah pergerakan rupiah.












