PSPK – 05 Maret 2026 | Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra melaporkan bahwa hampir seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di tiga provinsi terdampak bencana kini telah beroperasi kembali. Data per 4 Maret menunjukkan kemajuan signifikan dalam memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi penyintas.
Aceh
Di Provinsi Aceh terdapat 156 SPBU yang terdampak. Dari jumlah itu, 151 unit atau sekitar 97 % telah beroperasi. Lima SPBU masih belum dapat melayani karena akses jalan yang belum pulih. Sebagai tambahan, delapan SPBU alternatif, mayoritas berlokasi di Aceh Tengah, telah diaktifkan untuk menambah kapasitas pasokan BBM. Semua 11 SPBE yang terdampak sudah kembali beroperasi penuh, begitu pula 131 agen LPG.
Namun, rute distribusi BBM ke beberapa wilayah—termasuk Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireun, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Kuta Belang, dan Meureudu—masih dalam tahap perbaikan, sehingga pasokan belum stabil.
Sumatera Utara
Di Sumatera Utara seluruh 406 SPBU yang terdampak telah berfungsi kembali (100 %). Semua 46 SPBE dan 383 agen LPG juga melaporkan operasi penuh. Kendala utama masih berupa beberapa akses jalan yang terputus, contohnya di wilayah Humbang Hasundutan, yang berpotensi mengganggu kelancaran distribusi BBM.
Sumatera Barat
Provinsi Sumatera Barat mencatat 147 SPBU, 14 SPBE, dan 172 agen LPG yang semuanya telah beroperasi secara penuh. Meskipun demikian, pasokan BBM dan LPG melalui Lembah Anai serta Malalak belum dapat dilalui karena kondisi jalan. Sebagai solusi, rute alternatif melalui Sitinjau‑Lauik telah diaktifkan untuk memastikan aliran bahan bakar tetap terjaga.
Prioritas pemulihan
Kepala Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa pasokan BBM, LPG, dan listrik merupakan indikator utama dalam pemulihan kehidupan pasca‑bencana. Ketersediaan energi dianggap setara pentingnya dengan sarana komunikasi dan internet untuk memulihkan aktivitas ekonomi dan sosial.
| Provinsi | SPBU | Persentase Operasi | SPBE | LPG Agen |
|---|---|---|---|---|
| Aceh | 156 | 97 % | 11 (100 %) | 131 (100 %) |
| Sumatera Utara | 406 | 100 % | 46 (100 %) | 383 (100 %) |
| Sumatera Barat | 147 | 100 % | 14 (100 %) | 172 (100 %) |
Dengan mayoritas SPBU dan SPBE yang telah kembali beroperasi, harapan akan pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terdampak menjadi lebih kuat, meskipun tantangan logistik masih harus diselesaikan.












