Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Gotong Royong Warga Pante Geulima Percepat Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatra

April 3, 2026 • 0 Views
Gotong Royong Warga Pante Geulima Percepat Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatra
Gotong Royong Warga Pante Geulima Percepat Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatra

PSPK – 03 April 2026 | Semangat kebersamaan warga Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, kembali terlihat kuat setelah banjir melanda Sumatra pada awal April 2026. Bersama unsur pemerintah, mereka menggelar serangkaian kegiatan pembersihan untuk mempercepat fase rehabilitasi yang dipimpin oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera.

Pada Kamis, 2 April 2026, program kerja bakti yang difasilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melibatkan warga setempat, aparat desa, serta relawan perantauan yang menyumbang dana dan armada pengangkutan. Kegiatan bersifat bergilir, dengan puluhan orang membersihkan rumah, jalan, fasilitas umum seperti musala, dan sanitasi lingkungan.

  • Koordinasi antara BPBD dan Satgas PRR untuk penentuan zona prioritas.
  • Pengadaan armada truk dan peralatan kebersihan melalui donasi perantauan.
  • Pemberian upah harian kepada pekerja kerja bakti, membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.
  • Pelaporan harian kemajuan pembersihan kepada pemerintah daerah.

Warga setempat, Ahlul Fikri, menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan donatur menjadi kunci percepatan pemulihan. “Alhamdulillah, ada dua bentuk dukungan yang berjalan bersamaan. Pertama dari pemerintah melalui program kerja bakti, dan kedua dari donasi teman‑teman perantauan yang membantu, termasuk penyewaan armada pengangkutan,” ujarnya dalam siaran pers pada 3 April 2026.

Sementara itu, Halimah, salah satu peserta kerja bakti, menekankan manfaat ganda yang dirasakan. “Alhamdulillah sangat terbantu. Selain bisa ikut membersihkan, kami juga mendapat penghasilan untuk kebutuhan sehari‑hari dan anak‑anak yang masih sekolah,” katanya.

Program kerja bakti tidak hanya mempercepat pemulihan fisik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi rumah tangga yang terdampak. Setiap pekerja menerima upah harian, sehingga dapat menutupi kebutuhan pokok selama masa transisi.

Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, Satgas PRR, serta donatur perantauan, warga Pante Geulima optimis proses rehabilitasi akan terus melaju. “Yang terpenting bagi kami adalah kebersamaan. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Pante Geulima bisa bangkit dan pulih seperti sedia kala,” tutup Ahlul Fikri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *