PSPK – 17 Maret 2026 | Penyesuaian kebijakan visa dan imigrasi, kenaikan biaya pendidikan, serta perubahan ketentuan kerja pasca‑studi di negara‑negara berbahasa Inggris tradisional mendorong mahasiswa Indonesia mencari alternatif. Irlandia muncul sebagai pilihan utama karena menawarkan biaya kuliah yang lebih terjangkau, sistem pendidikan berkualitas, ekosistem riset yang kuat, serta izin tinggal pasca‑studi bagi mahasiswa internasional.
Pemerintah Irlandia secara resmi mengundang mahasiswa Indonesia melalui pameran perdana 'Education in Ireland' yang diselenggarakan pada 29‑31 Januari 2026. Program tiga hari ini menandai komitmen Irlandia untuk memperkuat kolaborasi akademik dan mobilitas mahasiswa dengan Indonesia, yang dianggap sebagai pasar pendidikan dinamis di Asia Tenggara.
Kegiatan tersebut mempertemukan perwakilan sebelas universitas Irlandia dengan konselor sekolah, agen pendidikan, pembuat kebijakan, dan calon mahasiswa Indonesia. Universitas yang hadir antara lain:
- Atlantic Technological University
- Dublin City University
- Griffith College
- Maynooth University
- South East Technological University
- Technological University Dublin
- Trinity College Dublin
- University College Cork
- University College Dublin
- University of Galway
- University of Limerick
Acara dilanjutkan dengan 'Education in Ireland Fair Jakarta 2026' yang diadakan di Le Méridien Jakarta. Sebanyak 487 peserta melakukan pra‑registrasi, dengan tingkat kehadiran mencapai 47 %, menunjukkan minat tinggi terhadap pendidikan tinggi di Irlandia.
Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Sharon Lennon, menyatakan keyakinannya bahwa mahasiswa Indonesia akan berhasil di Irlandia karena nilai-nilai kebersamaan, keluarga, dan komunitas yang serupa. Ia menekankan bahwa mahasiswa Indonesia akan merasa diterima di tanah Irlandia.
Bagi yang tertarik, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kedutaan Irlandia atau lembaga pendidikan yang berpartisipasi dalam pameran.












