Project Seru Penuh Kejutan

Komisi IV DPRD Dorong Kasus Banjir Jadi Isu Strategis di Rencana Kerja Pemkot Cilegon

March 10, 2026 • 0 Views
Komisi IV DPRD Dorong Kasus Banjir Jadi Isu Strategis di Rencana Kerja Pemkot Cilegon
Komisi IV DPRD Dorong Kasus Banjir Jadi Isu Strategis di Rencana Kerja Pemkot Cilegon

PSPK – 10 Maret 2026 | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon menekankan pentingnya menjadikan penanganan banjir sebagai prioritas strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun ini. Tekanan tersebut muncul setelah hujan deras pada 7 Maret 2026 kembali menyebabkan genangan air di beberapa wilayah kota, menimbulkan kerugian signifikan bagi warga.

Ketua Komisi IV, Muhammad Saiful Basri menyampaikan hal ini dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Ia menyoroti bahwa meskipun banjir berlangsung singkat, dampak ekonomi dan sosial dapat berlanjut selama berminggu‑minggu bahkan berbulan‑bulan.

  • Aktivitas usaha terganggu; pedagang dan pekerja tidak dapat melanjutkan operasional.
  • Kerusakan aset rumah tangga seperti perabot, pakaian, dan dokumen penting.
  • Biaya pemulihan yang tinggi dan proses yang memakan waktu.

Basri juga menambahkan bahwa kehadiran pejabat dan relawan di lokasi banjir memberikan dukungan moral yang penting bagi korban. Ia menegaskan bahwa bantuan apa pun, baik berupa bantuan logistik maupun perhatian, sangat berarti bagi masyarakat yang berada dalam kondisi sulit.

Selain itu, Basri mengungkapkan bahwa ia pribadi beberapa kali turun ke lapangan, membersihkan saluran air yang tersumbat, dan membantu proses penanggulangan. Namun, ia mengakui upaya individu tidak cukup untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

Contoh konkret dari keberhasilan penanganan terlihat di wilayah Ciwandan, yang pada saat kejadian tidak mengalami genangan signifikan. Basri berpendapat bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa solusi teknis dapat diimplementasikan secara luas jika didukung kebijakan yang konsisten.

Dengan menempatkan banjir sebagai isu strategis di RKPD, Komisi IV berharap pemerintah kota dapat mengalokasikan anggaran yang memadai untuk perbaikan infrastruktur drainase, revitalisasi sungai, serta program edukasi mitigasi risiko bagi warga.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi kerugian ekonomi, tetapi juga meningkatkan ketahanan sosial masyarakat Cilegon terhadap bencana alam di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *