Project Seru Penuh Kejutan

Bupati Gunung Mas Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Persatuan dan Pelayanan Berkualitas

June 1, 2026 • 0 Views
Bupati Gunung Mas Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Persatuan dan Pelayanan Berkualitas
Bupati Gunung Mas Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Persatuan dan Pelayanan Berkualitas

PSPK – 01 Juni 2026 | Kuala Kurun, 1 Juni 2026 – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Kantor Bupati. Acara yang berlangsung pada Senin (16/02/2026) dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie, Sekretaris Daerah Richard, serta sejumlah pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutan resmi, Bupati mengutip amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai‑nilai Pancasila tetap hidup sebagai pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tematik tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menyoroti peran ganda Pancasila: menjaga persatuan Indonesia sekaligus berkontribusi pada stabilitas internasional. Bupati Monong menambahkan, “Indonesia, dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik, menunjukkan bahwa keragaman dapat bersatu dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat. Ini menjadi contoh bagi dunia yang semakin terfragmentasi.”

Berita ini juga mencakup rincian kronologis acara. Pada pukul 08.00 WIB, upacara dibuka dengan menurunkan bendera merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan. Selanjutnya, Bupati membacakan amanat BPIP, diikuti oleh pidato singkat Ketua Forkopimda yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengimplementasikan nilai‑nilai Pancasila. Setelah itu, para tamu undangan memberikan sambutan, dan acara diakhiri dengan pembacaan doa bersama.

Berikut ini tabel ringkas yang memuat daftar pejabat dan tokoh yang hadir dalam upacara:

Nama Jabatan
Jaya Samaya Monong Bupati Gunung Mas
Mimie Mariatie Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas
Richard Sekretaris Daerah Gunung Mas
Yudian Wahyudi Kepala BPIP
Perwakilan Forkopimda Koordinator Daerah
Tokoh Agama Ulama dan Pemuka Keagamaan
Tokoh Masyarakat Pemuka Adat dan Pengusaha Lokal

Setelah menyampaikan amanat BPIP, Bupati Monong menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai‑nilai Pancasila dalam pelayanan publik. “Jika setiap aparatur menjalankan tugasnya sesuai fungsi dan panggilan masing‑masing, itulah wujud nyata pengamalan Pancasila,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pelayanan yang baik, profesional, dan berlandaskan aturan merupakan cerminan komitmen pemerintah daerah terhadap asas keadilan sosial yang terkandung dalam sila ke‑5.

Poin‑poin utama yang ditekankan Bupati antara lain:

  • Mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan.
  • Mengembangkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mempercepat pembangunan.
  • Menjaga persatuan dan kesatuan melalui dialog terbuka dan kolaborasi lintas agama serta budaya.
  • Mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang menghidupkan Pancasila dalam kehidupan sehari‑hari.

Analisis dampak jangka pendek menunjukkan peningkatan kesadaran warga Kabupaten Gunung Mas terhadap nilai‑nilai kebangsaan. Lembaga swadaya masyarakat melaporkan peningkatan partisipasi dalam program kebersihan lingkungan dan kegiatan sosial yang berlandaskan pada sila‑sila Pancasila. Di sisi lain, sektor publik mulai menyesuaikan prosedur layanan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, yang diharapkan dapat mempercepat penyelesaian perizinan dan peningkatan kepuasan masyarakat.

Dalam jangka menengah, upaya integrasi nilai‑nilai Pancasila ke dalam kurikulum pendidikan lokal diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebangsaan pada generasi muda. Pemerintah Kabupaten berencana menyelenggarakan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan mengenai “Living Ideology”—konsep Pancasila yang hidup dan relevan dalam konteks digital dan global.

Para pemangku kepentingan, termasuk organisasi keagamaan dan lembaga adat, menyambut baik ajakan Bupati untuk memperkuat persatuan melalui kolaborasi. Salah satu tokoh agama yang hadir, Ustadz Ahmad Sulaiman, menyatakan, “Pancasila adalah jembatan yang menyatukan iman, budaya, dan kebangsaan. Kami siap berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian di tingkat lokal.”

Secara lebih luas, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini mengaitkan peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia. Dalam konteks geopolitik yang semakin kompleks, Indonesia berupaya mengedepankan diplomasi damai, penegakan hukum internasional, serta kerja sama multilateral. Bupati Monong menegaskan, “Sebagai negara kepulauan terbesar, kami memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjadi kontributor utama dalam menjaga ketertiban dunia yang berlandaskan pada nilai‑nilai kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.”

Penutup acara diisi dengan himbauan agar seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengimplementasikan nilai‑nilai Pancasila secara konsisten. Bupati menutup dengan mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan melalui sinergi, kolaborasi, dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Ia menekankan, “Jika kita bersatu dalam visi yang sama, Kabupaten Gunung Mas akan semakin maju, sejahtera, dan menjadi contoh nyata penerapan Pancasila dalam realitas sehari‑hari.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *