PSPK – 20 Mei 2026 | BI Rate Naik 50 Poin Jadi 5,25%, ‘Jamu Kuat’ Buat Rupiah di Juli-Agustus, merupakan strategi yang diambil oleh Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas eksternal di tengah gejolak global. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut kebijakan ini akan memperkuat nilai tukar rupiah yang diperkirakan menguat pada Juli–Agustus mendatang.
Latar Belakang Kenaikan BI Rate
Perlu diketahui bahwa kenaikan BI Rate ini merupakan bagian dari kebijakan moneter yang diambil oleh BI untuk menghadapi gejolak global. Dengan kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen, diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga stabilitas eksternal.
Intervensi Valas dan SRBI
BI juga meningkatkan intensitas intervensi valas melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri, serta spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik. Langkah ini sempat menekan cadangan devisa, namun Perry menegaskan posisi cadangan masih memadai untuk menjaga ketahanan eksternal.
Perkembangan Terkini
Perubahan struktur bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dalam dua bulan terakhir berhasil menarik kembali aliran modal asing setelah sempat terjadi arus keluar besar pada triwulan I 2026. BI Rate Naik 50 Poin Jadi 5,25%, ‘Jamu Kuat’ Buat Rupiah di Juli-Agustus, merupakan bukti bahwa kebijakan moneter yang diambil oleh BI efektif dalam menghadapi gejolak global.
Permintaan Valas Tinggi di Semester I
Permintaan valas domestik meningkat pada April–Juni seiring kebutuhan ibadah haji dan umrah, pembayaran utang luar negeri, serta pembagian dividen. BI menilai tekanan terhadap rupiah juga dipicu faktor eksternal seperti perang di Timur Tengah, kenaikan harga minyak, dan penguatan dolar AS yang mendorong arus modal keluar dari negara berkembang.
Kesimpulan
BI Rate Naik 50 Poin Jadi 5,25%, ‘Jamu Kuat’ Buat Rupiah di Juli-Agustus, merupakan strategi yang efektif dalam menghadapi gejolak global. Dengan kenaikan suku bunga acuan dan intervensi valas, diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga stabilitas eksternal. BI Rate Naik 50 Poin Jadi 5,25%, ‘Jamu Kuat’ Buat Rupiah di Juli-Agustus, akan terus menjadi fokus kebijakan moneter BI dalam menghadapi gejolak global.












