PSPK – 02 April 2026 | Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Kabupaten Pandeglang dijadikan prioritas pembangunan oleh Pemerintah Provinsi Banten pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-152 Kabupaten Pandeglang, Rabu 1 April 2026.
Dengan tema \”Pejuang Tangguh, Religius, Unggul (Petarung)\”, Dimyati memaparkan serangkaian program berbasis data yang akan mendorong lompatan pembangunan. Di bidang pendidikan, program Sekolah Gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKH telah menyalurkan bantuan kepada 5.822 siswa di 131 sekolah. Pemerintah juga sedang membangun SMKN 17 Pandeglang, melakukan rehabilitasi ruang kelas di beberapa SMA, serta menyelesaikan pembangunan rumah dinas guru untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Di sektor infrastruktur, program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) menjadi fokus utama. Sepuluh proyek, meliputi delapan ruas jalan dan satu jembatan, telah selesai dibangun dengan total panjang 16,81 km, termasuk Jembatan Huni Panimbang. Daftar ruas jalan yang diperbaiki antara lain:
- Batubantar – Banjar
- Cikadu – Sudimanik
- Ciwangun – Citeluk
- Kampung Pasir Waru – Babakan Kalanganyar
- Polsek Saketi – Pematang
- Poros Desa Kertasana – Senangsari Pagelaran
- Tanjungan Mantiung
- Kampung Jaha – Desa Cinoyong
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam bidang sosial, Pemprov Banten menyalurkan bantuan jaminan sosial kepada 8.610 keluarga, bantuan usaha ekonomi produktif kepada 420 keluarga, serta bantuan bagi 320 penerima layanan kesejahteraan sosial. Program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MGB) telah menjangkau 427.465 penerima melalui 163 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, dan program Cek Kesehatan Gratis telah dilaksanakan untuk 397.861 warga.
Dimyati juga menyoroti potensi pertanian Pandeglang yang menyumbang 34,24% terhadap PDRB Kabupaten, serta pengembangan kawasan wisata Geopark Ujung Kulon dan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Serang–Panimbang.
Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, melaporkan perbaikan indikator makro: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 71,84 pada 2025, meningkat 1,35% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara pertumbuhan ekonomi dan angka kemiskinan terus menurun. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, DPR RI, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.
Para pejabat menutup rapat dengan harapan bahwa momentum HUT ke-152 dapat menjadi titik perubahan, mendorong inovasi, dan menjadikan Pandeglang sebagai \”petarung\” yang siap mengatasi tantangan ke depan.










