PSPK – 02 April 2026 | Pada hari Kamis, 2 April 2026, umat Islam memasuki pertengahan bulan Syawal 1447 Hijriah, yang dikenal sebagai hari-hari putih (Ayyamul Bidh). Menurut Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dikeluarkan Kementerian Agama RI, tanggal tersebut bertepatan dengan 13 Syawal 1447 H, sementara Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah mencatatnya sebagai 14 Syawal 1447 H. Walaupun terdapat perbedaan perhitungan, keduanya sepakat bahwa hari ini termasuk hari yang dianjurkan untuk berpuasa sunnah.
Berikut adalah lafal niat puasa Ayyamul Bidh yang dapat dibaca pada malam sebelum atau pada pagi hari sebelum azan zuhur. Niat tersebut dituliskan dalam bahasa Arab dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ.
“Saya niat puasa hari-hari putih karena Allah Ta’ala.”
Karena hari ini jatuh pada Kamis, banyak ulama menyarankan untuk menambahkan niat puasa Kamis sekaligus, sehingga pahala yang diperoleh berlipat ganda.
Langkah‑langkah pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh secara rinci:
- Niat yang ikhlas: Pastikan niat terucap dalam hati semata‑mata untuk mencari ridha Allah.
- Sahur: Bangun sebelum waktu Subuh untuk mengonsumsi sahur. Sahur tidak hanya sunnah, tetapi juga memberi energi bagi aktivitas sepanjang hari.
- Menahan diri: Dari terbit fajar hingga terbenam matahari, jauhi makan, minum, hubungan seksual, serta perbuatan yang dapat menurunkan nilai puasa seperti berbohong atau berdebat.
- Buka puasa: Segera setelah azan Maghrib, buka dengan kurma (sebaiknya dalam jumlah ganjil) atau segelas air putih, kemudian lanjutkan dengan hidangan utama.
Keutamaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Syawal sangat besar. Puasa tiga hari dalam setiap bulan Hijriah dapat memberikan pahala seolah‑olah berpuasa sepanjang tahun, karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali. Di bulan Syawal, puasa ini juga menjadi penunjang spiritual setelah Ramadhan, serta kesempatan bagi yang belum melaksanakan puasa enam hari Syawal.
Dari sudut pandang kesehatan, puasa berkelanjutan selama tiga hari terbukti membantu proses detoksifikasi tubuh, memperbaiki metabolisme, dan meningkatkan kesejahteraan fisik secara umum.
Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang tepat, puasa Ayyamul Bidh pada Kamis, 2 April 2026, dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah serta memperoleh manfaat spiritual dan jasmani.












