PSPK – 17 April 2026 | Setelah menyelesaikan bulan Syawal yang penuh perayaan, umat Islam bersiap menyambut bulan Dzulqa’dah, bulan ke-11 dalam kalender Hijriah. Bulan ini memiliki peran penting sebagai persiapan spiritual menjelang haji dan Idul Adha.
Jadwal 1 Dzulqa’dah 1447 H / 2026 M
| Versi Kalender | Tanggal 1 Dzulqa’dah 2026 (Masehi) |
|---|---|
| Kalender Muhammadiyah (KHGT) | Sabtu, 18 April 2026 |
| Kalender Kementerian Agama RI | Senin, 20 April 2026 |
Kedua jadwal ini dapat dijadikan acuan bagi umat Islam dalam merencanakan ibadah harian maupun bulanan.
Keistimewaan Bulan Dzulqa’dah
- Bulan Haram (Asyhurul Hurum) – Dzulqa’dah termasuk empat bulan suci yang dilarang berperang. Setiap dosa pada bulan ini akan mendapat penggandaan, begitu pula pahala amal saleh.
- Bulan Permulaan Haji (Asyhurul Hajj) – Merupakan bulan kedua dalam rangkaian haji, di mana umat Islam mulai mempersiapkan diri menjelang Dzulhijjah.
Amalan Utama di Bulan Dzulqa’dah
- Menjauhi Maksiat dan Kezaliman – Menghindari segala bentuk dosa, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, karena bobot dosanya lebih berat pada bulan haram.
- Melaksanakan Puasa Sunnah – Memperbanyak puasa untuk menundukkan hawa nafsu. Contoh puasa yang dapat dilakukan:
- Puasa Senin‑Kamis.
- Puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13‑15 Dzulqa’dah). Berdasarkan kalender Kementerian Agama, Ayyamul Bidh jatuh pada 1‑3 Mei 2026; sementara menurut KHGT, pada 30 April‑2 Mei 2026.
- Mempersiapkan Ibadah Kurban – Bulan Dzulqa’dah adalah waktu yang tepat untuk menabung, mencari, dan menyiapkan hewan kurban yang memenuhi syarat.
- Memperbanyak Zikir dan Sedekah – Menyempurnakan hari‑hari mulia ini dengan tasbih, tahmid, tahlil, takbir, serta bersedekah kepada yang membutuhkan.
Bulan Dzulqa’dah merupakan fase transisi spiritual yang penting. Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas ibadah sebelum memasuki Dzulhijjah dan merayakan Idul Adha.












