PSPK – 30 Maret 2026 | Setelah merayakan Idul Fitri, umat Islam dianjurkan melanjutkan semangat ibadah dengan puasa sunnah di bulan Syawal. Salah satu puasa yang memiliki keutamaan besar adalah Puasa Ayyamul Bidh, yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah.
Berbeda kalender yang dipakai di Indonesia menghasilkan variasi satu hari pada penentuan awal Syawal. Berikut rangkuman jadwal menurut dua otoritas utama:
| Kalender | Tanggal Masehi | Hari |
|---|---|---|
| Kementerian Agama (Kemenag) | 2‑4 April 2026 | Kamis, Jumat, Sabtu |
| Muhammadiyah (KHGT) | 1‑3 April 2026 | Rabu, Kamis, Jumat |
Lafaz Niat Puasa Ayyamul Bidh
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat berpuasa Ayyamul Bidh (hari‑hari yang cerah) karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Pelaksanaan
- Memperbanyak niat pada malam sebelum atau sebelum terbit fajar.
- Menyiapkan sahur yang cukup sebelum azan Subuh.
- Menahan makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa hingga azan Maghrib.
- Berbuka dengan kurma atau air putih, kemudian shalat Maghrib.
Puasa ini tidak hanya menahan lapar, tetapi juga menjadi sarana detoks spiritual dan fisik setelah libur Lebaran yang biasanya padat aktivitas. Manfaatkan jadwal di atas sebagai pengingat agar tidak terlewatkan.












