PSPK – 16 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia baru-baru ini menunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Ini Alasan Said Iqbal Diangkat Jadi Penasihat Khusus Presiden adalah karena rekam jejaknya yang kuat dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan isu-isu ketenagakerjaan di Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penunjukan Said Iqbal diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan pekerja. Dalam pernyataannya, Pras menyebutkan bahwa Said Iqbal memiliki pengalaman yang luas dalam memperjuangkan isu-isu perburuhan. “Said Iqbal rekam jejaknya selama ini memang berkecimpung atau memperjuangkan mengenai ketenagakerjaan, terutama mengenai isu-isu perburuhan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Tujuan Penunjukan
Pras menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan alternatif dari rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh yang sempat diwacanakan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025. Setelah dilakukan kajian lebih lanjut, pemerintah menilai bahwa tujuan yang ingin dicapai melalui pembentukan dewan tersebut dapat diwujudkan melalui skema lain yang lebih efektif. Dengan demikian, presiden memutuskan untuk menunjuk salah satu tokoh buruh untuk memberikan masukan langsung terkait kebijakan ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja.
“Bapak Presiden kemudian memutuskan untuk mengangkat salah satu tokoh buruh menjadi penasihat beliau di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh,” lanjut Prasetyo.
Komunikasi yang Lebih Intens
Prasetyo menekankan bahwa tujuan esensial dari penunjukan ini adalah untuk menciptakan komunikasi yang lebih cair, intens, dan tidak birokratis antara pemerintah dan kalangan buruh. Dengan mekanisme ini, pemerintah berharap aspirasi pekerja dapat lebih cepat tersampaikan dan ditindaklanjuti, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih ada saat ini.
“Secara esensial yang diharapkan adalah sama, terjadi komunikasi yang jauh lebih cair, jauh lebih intens, tidak birokratis di dalam. Sekali lagi kita memperjuangkan apa yang selama ini diharapkan kawan-kawan buruh, apalagi dalam situasi kondisi ekonomi sekarang ini,” jelas Prasetyo.
Harapan dari Penunjukan
Dengan diangkatnya Said Iqbal sebagai penasihat khusus, pemerintah berharap dapat lebih memahami dan merespons kebutuhan serta harapan dari kalangan buruh. Penunjukan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara pemerintah dan pekerja, serta menghadirkan solusi nyata untuk tantangan yang dihadapi oleh sektor ketenagakerjaan di Indonesia.
Ini Alasan Said Iqbal Diangkat Jadi Penasihat Khusus Presiden menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan dialog sosial sebagai salah satu prioritas dalam kebijakan ketenagakerjaan. Dengan kehadiran Said Iqbal, diharapkan aspirasi dan suara buruh dapat lebih diperhatikan dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.
Dalam konteks ini, penunjukan Said Iqbal bukan hanya sekadar jabatan, tetapi juga simbol harapan bagi para pekerja di Indonesia untuk lebih terlibat dalam kebijakan yang berdampak pada kehidupan mereka. Dengan adanya penasihat khusus ini, diharapkan komunikasi antara pemerintah dan buruh dapat berjalan dengan lebih baik dan efektif.












