PSPK – 01 Juni 2026 | Pada Rabu malam, sebuah peristiwa tragis mencuat di Siger Park Lamsel ketika Cekcok Berujung Maut di Siger Park Lamsel, Wanita Muda Tewas Ditikam Badik menjerat perhatian publik. Seorang perempuan berusia 22 tahun, berinisial D.E.M., tewas setelah diserang dengan senjata tajam di Pos Security BHC Siger Park, Desa Muara Pilu, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.
Latarnya Perselisihan Pribadi
Menurut keterangan Kapolsek KSKP Bakauheni, IPTU Fransiskus Yepta Terang Ginting, S.I.K., M.M., konflik bermula dari permintaan korban untuk mengembalikan kartu SIM lewat aplikasi WhatsApp. Pada malam kejadian, tersangka berinisial M.A.A., berusia 19 tahun, bersama rekannya mengunjungi rumah korban untuk menyerahkan kartu SIM. Namun, pertemuan itu berubah menjadi pertengkaran yang berlanjut ke jalan dan akhirnya sampai di Pos Security BHC Siger Park.
Serangan Badik yang Fatal
Di lokasi, suasana memanas. Saksi mata mengatakan bahwa tersangka mengeluarkan badik sekitar 26 sentimeter dan mengayunkannya berulang kali ke arah korban. Luka tusuk serius pada dada kiri membuat korban harus dilarikan pertama ke Puskesmas Bakauheni, kemudian dirujuk ke RSUD Dr. H. Bob Bazar di Kalianda, dan akhirnya ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek di Bandar Lampung untuk perawatan intensif. Kondisi korban tetap memburuk dan pada Kamis pukul 15.50 WIB, ia dinyatakan meninggal dunia.
Penangkapan dan Pengamanan Barang Bukti
Setelah menerima laporan, tim Reskrim Polsek KSKP Bakauheni segera melakukan penyelidikan, memeriksa saksi, dan mengumpulkan barang bukti. Kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengamankan M.A.A. di sebuah fasilitas kesehatan tak jauh dari lokasi kejadian. Tersangka tidak memberikan perlawanan saat ditangkap.
Barulah kemudian, polisi menyita satu bilah badik, sepeda motor Honda PCX merah, beberapa ponsel, serta pakaian yang dipakai tersangka pada saat kejadian. Berdasarkan bukti dan keterangan saksi, M.A.A. dijerat dengan Pasal 466, 468, dan 469 KUHP yang mengatur tentang penganiayaan dengan senjata tajam dan pembunuhan.
Respons Masyarakat dan Upaya Hukum
Masyarakat sekitar Siger Park Lamsel menyatakan rasa duka yang mendalam serta keprihatinan atas kejadian yang terjadi di lingkungan mereka. Warga menuntut penegakan hukum yang tegas agar kasus serupa tidak terulang. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyidikan masih berjalan, dan berkas perkara akan dilengkapi untuk proses peradilan.
Analisis Keamanan Publik di Area Park
Kasus Cekcok Berujung Maut di Siger Park Lamsel, Wanita Muda Tewas Ditikam Badik menyoroti pentingnya keamanan di area publik, terutama di pos keamanan yang seharusnya menjadi zona aman. Pemerintah daerah diminta meninjau kembali prosedur penanganan konflik dan meningkatkan patroli guna mencegah eskalasi kekerasan.
Kesimpulan
Tragedi yang berawal dari perselisihan pribadi ini berakhir dengan nyawa seorang wanita muda melayang, menegaskan betapa berbahayanya penyelesaian sengketa dengan kekerasan. Penangkapan cepat tersangka menunjukkan respons efektif kepolisian, namun upaya preventif harus terus ditingkatkan. Kasus Cekcok Berujung Maut di Siger Park Lamsel, Wanita Muda Tewas Ditikam Badik menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak terkait untuk menegakkan keadilan dan menjaga keamanan publik.












