Project Seru Penuh Kejutan

Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari: Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia?

May 19, 2026 • 0 Views
Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari: Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia?
Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari: Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia?

PSPK – 19 Mei 2026 |

Pemerintah Thailand memutuskan untuk membatalkan program bebas visa 60 hari bagi turis asing yang akan berkunjung ke negaranya. Pembatalan ini berlaku bagi lebih dari 93 negara atau wilayah. Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia? Menurut Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul, keputusan tersebut menandai bahwa aturan untuk semua negara yang tercakup dalam program tersebut akan kembali ke peraturan imigrasi yang berlaku sebelum program 60 hari diberlakukan.

Alasan Pembatalan

Pemerintah Thailand sebelumnya memberlakukan visa bebas kunjungan selama 60 hari demi mendorong pemulihan pariwisata pasca Covid. Namun kebijakan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan pemerintah. Kebijakan bebas tinggal 60 hari itu justru disalahgunakan oleh wisatawan asing yang melakukan berbagai pelanggaran, termasuk menjalankan bisnis, perdagangan orang, hingga tindakan kriminal lainnya. Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia?

Dampak Pembatalan

Pengunjung asing yang sudah berada di Thailand atau tiba sebelum langkah-langkah baru diberlakukan masih akan diizinkan untuk tetap tinggal dengan ketentuan visa yang ada hingga masa tinggal mereka berakhir. Sementara itu, Direktur Jenderal Departemen Urusan Konsuler di Kementerian Luar Negeri, Mungkorn Pratoomkaew mengatakan perubahan tersebut akan berlaku 15 hari setelah pengumuman resmi diterbitkan di Lembaran Negara Kerajaan.

Perubahan Aturan

Aturan yang akan diperbarui itu akan membatasi setiap negara atau wilayah pada satu kategori pembebasan visa dan mencabut pembebasan 60 hari untuk 93 negara atau wilayah. Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia? Kelayakan untuk pembebasan visa 30 hari akan dikurangi dari 57 negara menjadi 54. Selain itu, akan ada pembebasan visa 15 hari untuk negara-negara tertentu, bersama dengan skema visa pada kedatangan yang disederhanakan.

Daftar Negara yang Memenuhi Syarat

Berikut ini adalah daftar tidak resmi dari Kementerian Luar Negeri mengenai negara-negara yang memenuhi syarat masuk bagi turis setelah penghapusan pembebasan visa 60 hari:

  • 54 negara dan wilayah yang diberikan pembebasan visa 30 hari
  • Tiga negara yang memenuhi syarat untuk pembebasan visa 15 hari
  • Empat negara yang memenuhi syarat untuk visa pada kedatangan

Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia? Pemerintah Thailand berharap perubahan aturan ini dapat membantu meningkatkan kualitas wisatawan yang berkunjung ke negara mereka dan mengurangi pelanggaran yang dilakukan oleh wisatawan asing. Thailand selama bertahun-tahun telah mengizinkan warga negara dari 56 negara untuk tinggal tanpa visa selama 30 hari. Pada Juli 2024, pengecualian ditingkatkan menjadi 60 hari dan kelayakan diperluas ke 93 negara. Namun kedatangan wisatawan asing ke Thailand hingga 17 Mei turun 3,3 persen dari tahun sebelumnya menjadi 12,9 juta. Kedatangan tahun lalu turun 7 persen menjadi 33 juta. Penurunan ini pun diperkirakan akan terus meningkat menjadi 32 juta tahun ini. Ini Alasan Thailand Batalkan Bebas Visa 60 Hari Bagi 93 Negara, Ada Indonesia? Dalam beberapa tahun terakhir, Thailand telah menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia. Namun, perubahan aturan ini dapat mempengaruhi jumlah wisatawan yang berkunjung ke negara tersebut. Pemerintah Thailand berharap bahwa perubahan aturan ini dapat membantu meningkatkan kualitas wisatawan dan mengurangi pelanggaran yang dilakukan oleh wisatawan asing. Dengan demikian, Thailand dapat tetap menjadi destinasi wisata yang populer dan aman bagi wisatawan dari seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *