Rupiah Melemah Lagi
PSPK – 22 Mei 2026 | Rupiah Melemah Lagi, Sekarang Jadi Rp17.507 per Dolar. Nilai tukar rupiah pada Selasa pagi melemah menjadi Rp17.507 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.414 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan bahwa rupiah melemah karena dipengaruhi konflik AS-Iran.
Penyebab Rupiah Melemah
Rupiah Melemah Lagi, Sekarang Jadi Rp17.507 per Dolar karena konflik AS-Iran yang belum berakhir. Iran mengajukan draf proposal kepada AS untuk menghentikan konflik di semua lini, jaminan tak ada lagi agresi terhadap Iran, dan pencabutan sanksi AS serta blokade angkatan laut. Proposal itu juga menuntut jangka waktu 30 hari untuk mencabut sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran, dan pelepasan aset Iran yang dibekukan.
Dampak Rupiah Melemah
Rupiah Melemah Lagi, Sekarang Jadi Rp17.507 per Dolar AS, ini berdampak pada perekonomian Indonesia. Investor disebut menantikan data penjualan ritel Indonesia pada Maret 2026 yang akan dirilis siang ini. Penjualan ritel diperkirakan sedikit lebih tinggi, yaitu 6,8 persen, dibandingkan Februari 6,5 persen. Pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) juga diprediksi takkan memberikan baik pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan akan turut menekan rupiah.
Kesimpulan
Rupiah Melemah Lagi, Sekarang Jadi Rp17.507 per Dolar AS, ini merupakan fenomena yang kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Rupiah Melemah Lagi, Sekarang Jadi Rp17.507 per Dolar AS, ini perlu diwaspadai dan diatasi dengan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.












