Project Seru Penuh Kejutan

CDIA Melaju Tajam: Saham Naik 12% di Hari Pertama, Laba 2 Triliun di 2025, dan Kinerja Kuartal I 2026 Pecahkan Rekor

April 14, 2026 • 0 Views
CDIA Melaju Tajam: Saham Naik 12% di Hari Pertama, Laba 2 Triliun di 2025, dan Kinerja Kuartal I 2026 Pecahkan Rekor
CDIA Melaju Tajam: Saham Naik 12% di Hari Pertama, Laba 2 Triliun di 2025, dan Kinerja Kuartal I 2026 Pecahkan Rekor

PSPK – 14 April 2026 | Jakarta, 14 April 2026 – Pada sesi pertama perdagangan saham Selasa (14/4/2026), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. Saham CDIA dibuka menguat 30 poin pada level Rp 1.155 per saham dan menutup sesi pertama dengan kenaikan 12,44% menjadi Rp 1.265 per saham. Volume perdagangan mencapai 3.723.934 lembar dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 462,3 miliar.

Pergerakan Pasar Saham Secara Umum

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencatat penguatan 2,14% ke level 7.660,75, dengan 513 saham menguat, 131 melemah, dan 173 stabil. Sektor infrastruktur menjadi pendorong utama dengan kenaikan 4,86%, diikuti sektor energi (2,94%), basic materials (3,01%), dan industri (3,05%). Hanya sektor consumer siklikal yang mengalami penurunan 1,1%.

Kinerja Keuangan CDIA Tahun 2025

Di luar pergerakan harian, CDIA menutup tahun buku 2025 dengan hasil keuangan yang mengesankan. Laba bersih tercatat US$127,8 juta atau sekitar Rp 2,19 triliun, mencerminkan pertumbuhan year‑on‑year sebesar 281,7%. EBITDA mencapai US$118,8 juta, naik 288% dibandingkan tahun sebelumnya. Pihak manajemen juga mengumumkan dividen interim sebesar US$10 juta (sekitar Rp 171,5 miliar) untuk tahun buku 2025, menegaskan komitmen terhadap pemegang saham.

Strategi Pendanaan dan Ekspansi

Selama 2025, CDIA memperkuat basis permodalannya melalui kombinasi pendanaan pasar modal, perbankan, dan investor strategis. Penawaran umum perdana (IPO) pada Juli 2025 serta fasilitas perbankan tambahan sebesar US$100 juta dari Bangkok Bank meningkatkan likuiditas perusahaan hingga US$803,3 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk ekspansi infrastruktur, khususnya logistik dan energi, termasuk akuisisi PT Barito Investa Prima (sekarang PT Chandra Investa Prima) serta penambahan 50 unit truk untuk memperluas jaringan cold‑chain.

Kuartal I 2026: Rekor EBITDA dan Laba Bersih

Kuartal pertama 2026 memperkuat tren positif CDIA. Laba bersih mencapai US$205 juta (sekitar Rp 3,51 triliun) dengan kurs Rp 17.135 per dolar. EBITDA kuartalan tercatat US$421 juta atau Rp 7,21 triliun, menandai EBITDA tertinggi dalam sejarah perusahaan. Pendorong utama kinerja ini adalah operasi kilang yang solid, strategi optimalisasi bahan baku, serta kontribusi transformasi bisnis menjadi pemain terdiversifikasi di Asia Tenggara.

Manajemen menyoroti keberhasilan integrasi aset strategis di Singapura, termasuk kilang milik Shell dan bisnis ritel ExxonMobil, yang memperluas basis pendapatan dan meningkatkan skala operasional. Selain itu, investasi modal sekitar USD 1 miliar (Rp 17,13 triliun) sedang diarahkan untuk pembangunan fasilitas soda kaustik dan ethylene dichloride (EDC) yang dijadwalkan beroperasi pada 2027.

Data Kunci 2025‑2026

  • Laba bersih 2025: US$127,8 juta (Rp 2,19 triliun)
  • EBITDA 2025: US$118,8 juta
  • Dividen interim 2025: US$10 juta (Rp 171,5 miliar)
  • Laba bersih Q1 2026: US$205 juta (Rp 3,51 triliun)
  • EBITDA Q1 2026: US$421 juta (Rp 7,21 triliun)
  • Likuiditas akhir 2025: US$803,3 juta

Dengan momentum harga saham yang menguat, fundamental keuangan yang kuat, dan rencana ekspansi yang ambisius, CDIA berada pada posisi strategis untuk terus menarik minat investor domestik maupun internasional. Kenaikan harga saham pada hari pertama perdagangan mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan aset, meningkatkan profitabilitas, serta menavigasi tantangan industri petrokimia global.

Ke depan, keberlanjutan pertumbuhan CDIA akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan mengeksekusi proyek infrastruktur logistik, keberhasilan diversifikasi produk, serta stabilitas harga komoditas energi. Jika strategi ekspansi dan pengelolaan risiko tetap konsisten, CDIA berpotensi menjadi salah satu emiten unggulan di bursa Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *