PSPK – 21 Mei 2026 | Publik Marah Usai Prabowo Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar menjadi topik hangat di berbagai media sosial setelah Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan yang dinilai meremehkan dampak melemahnya rupiah terhadap masyarakat desa. Prabowo mengatakan bahwa masyarakat desa tidak perlu khawatir karena mereka tidak menggunakan dolar dalam transaksi sehari-hari.
Dampak Melemahnya Rupiah
Namun, banyak publik yang menilai pernyataan Prabowo tidak tepat. Mereka mengatakan bahwa meskipun masyarakat desa tidak menggunakan dolar secara langsung, mereka tetap terkena dampak kenaikan harga barang pokok yang diimpor menggunakan dolar. Contohnya, harga plastik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari meningkat akibat melemahnya rupiah.
Kenaikan Harga BBM
Pakar ekonomi dan bisnis Universitas Hasanuddin, Prof. Hamid Paddu, juga turut memberikan pendapatnya tentang dampak melemahnya rupiah terhadap harga BBM. Ia mengatakan bahwa nilai tukar mata uang dan harga minyak dunia saat ini sudah melebihi asumsi APBN 2026, sehingga beban energi minyak sudah kena dua kali. Hal ini dapat menyebabkan Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi.
Publik Marah Usai Prabowo Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar karena mereka merasa bahwa pernyataan Prabowo tidak memahami kondisi riil yang dihadapi masyarakat. Mereka mengharapkan pemerintah untuk lebih serius dalam menangani dampak melemahnya rupiah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reaksi Publik
Publik Marah Usai Prabowo Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar juga karena mereka merasa bahwa pernyataan Prabowo tidak menyenangkan. Mereka mengatakan bahwa Prabowo seharusnya lebih peduli terhadap kondisi masyarakat dan tidak hanya berfokus pada kepentingan pemerintah. Publik Marah Usai Prabowo Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar menjadi contoh bahwa pemerintah harus lebih transparan dan akuntabel dalam menghadapi masalah ekonomi.
Publik Marah Usai Prabowo Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat peduli dengan kondisi ekonomi dan ingin pemerintah untuk lebih serius dalam menangani masalah ini. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih responsif dan transparan dalam menghadapi masalah ekonomi agar masyarakat dapat merasa lebih aman dan percaya diri.










