PSPK – 05 April 2026 | Ribuan warga dari berbagai kota di Amerika Serikat turun ke jalan pada Sabtu, 28 Maret 2026, menandai gelombang ketiga aksi “No Kings” yang menolak kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump. Demonstrasi tersebut berlangsung secara simultan di lebih dari seratus lokasi, termasuk pusat kota Denver, Colorado, serta kota‑kota besar lainnya seperti New York, Chicago, dan Los Angeles.
Latar Belakang Gerakan
Gerakan “No Kings” pertama kali muncul pada Juni 2025 dengan estimasi lima juta peserta, kemudian meningkat menjadi tujuh juta pada Oktober 2025. Pada aksi terbaru, perkiraan jumlah peserta mencapai delapan juta orang, menjadikan gerakan ini salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah modern Amerika.
Para peserta menuntut akhir kebijakan yang mereka nilai otoriter, penurunan peran militer dalam politik, dan penarikan pasukan Amerika dari konflik internasional, khususnya perang dengan Iran yang dipandang sebagai “tanda akhir dari kebijakan luar negeri yang sembrono”. Beberapa kelompok juga menyoroti isu-isu domestik seperti reformasi pendanaan kampanye, penolakan “monarki” politik, serta keprihatinan atas proyek infrastruktur yang dianggap mengabaikan kepentingan warga.
Suara Dari Lapangan
Berbagai surat pembaca yang dipublikasikan di media lokal menggambarkan spektrum pendapat yang luas. Di Denver, beberapa warga mengkritik proyek jalan raya dan jalur sepeda yang mereka anggap boros dan tidak efektif, sementara yang lain menekankan bahwa fokus pemerintah pada infrastruktur mengalihkan perhatian dari masalah demokrasi yang lebih mendesak.
Di Pennsylvania, seorang penulis surat menolak gagasan bahwa “No Kings Day” merupakan ancaman terhadap kebebasan berpendapat, menegaskan bahwa Amerika tidak pernah memiliki raja sejak era George Washington. Ia menyebut gerakan tersebut sebagai “histeria massal” yang menciptakan monster imajiner dalam benak publik.
Di sisi lain, pendukung gerakan menilai bahwa partisipasi lebih dari tiga persen populasi (sekitar dua belas juta orang) merupakan ambang kritis untuk menghasilkan perubahan politik, mengacu pada riset Profesor Harvard, Erica Chenoweth.
Tuntutan Utama
- Mengakhiri pengaruh Trump dalam kebijakan pemerintahan.
- Menuntut transparansi dan pembatasan uang kampanye, termasuk dukungan terhadap “Amendemen Kebebasan” yang bertujuan membatasi sumbangan besar.
- Menolak intervensi militer di luar negeri tanpa persetujuan Kongres.
- Mengalihkan dana publik dari proyek infrastruktur yang dipertanyakan ke program sosial, khususnya pendidikan.
Respon Pemerintah
Juru bicara Gedung Putih menggambarkan demonstrasi tersebut sebagai “Trump Derangement Therapy” dan menuduh media yang “dibayar untuk meliputnya” menjadi satu‑satunya pihak yang peduli. Namun, komentar tersebut tidak menghentikan ribuan kendaraan melaju melintasi jalanan dengan klakson, spanduk, dan teriakan “No Kings! Dump Trump!”.
Langkah Selanjutnya
Para aktivis menilai bahwa gelombang ketiga demonstrasi ini menandai titik balik. Jika gerakan dapat mempertahankan partisipasi di atas ambang kritis selama enam bulan ke depan, kemungkinan tekanan politik akan memaksa Kongres untuk mengkaji kembali kebijakan luar negeri dan reformasi pemilu. Di Colorado, beberapa anggota dewan kota telah mengusulkan resolusi untuk meninjau kembali proyek infrastruktur yang sedang berjalan, sekaligus mendukung amandemen konstitusi yang membatasi pengaruh donor kaya.
Namun, tantangan tetap ada. Kritik yang menyebut gerakan ini sebagai “histeria” atau “boogeyman” menunjukkan adanya kesenjangan persepsi yang harus dijembatani melalui dialog publik. Pengorganisasian yang terstruktur, penggunaan data partisipasi, serta koalisi lintas‑ideologi dapat memperkuat legitimasi gerakan.
Secara keseluruhan, aksi “No Kings” pada 28 Maret 2026 memperlihatkan kapasitas mobilisasi massa yang signifikan serta menegaskan keberadaan rasa tidak puas yang meluas di antara warga Amerika. Bagaimana pemerintah menanggapi tekanan ini akan menentukan apakah gerakan ini hanya menjadi sorotan sesaat atau berubah menjadi katalis reformasi politik jangka panjang.










