PSPK – 20 April 2026 | Umat Islam kini memasuki bulan Dzulqa’dah 1447 H. Hari Senin, 20 April 2026 bertepatan dengan tanggal 2 Dzulqa’dah, menandai Senin pertama bulan suci tersebut. Momen ini menjadi kesempatan istimewa untuk melaksanakan puasa sunnah Senin.
Niat Puasa Senin
Niat merupakan syarat utama sahnya ibadah puasa. Untuk puasa sunnah Senin, niat dapat diucapkan pada malam hari sebelum terbit fajar, atau pada pagi hari setelah subuh asalkan belum makan atau minum. Contoh lafaz niat dalam bahasa Arab adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Pelaksanaan Puasa Senin
- Membaca Niat: Dilakukan di dalam hati, disunnahkan untuk dilafalkan secara lisan.
- Makan Sahur: Disarankan bangun sebelum subuh untuk sahur, karena sahur membawa keberkahan dan energi.
- Menahan Diri (Imsak): Menahan makan, minum, hubungan suami istri, dan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
- Menjaga Lisan dan Perbuatan: Di bulan Dzulqa’dah, umat dianjurkan menjauhi ghibah, dusta, dan perbuatan maksiat agar pahala puasa tidak berkurang.
- Menyegerakan Berbuka: Saat azan maghrib berkumandang, segera berbuka dengan kurma atau sesuatu yang manis, dilanjutkan dengan doa berbuka puasa.
Keutamaan Puasa Senin di Bulan Dzulqa’dah
- Hari Pelaporan Amal Ibadah: Rasulullah SAW bersabda bahwa amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, dan beliau menyukai ketika amalnya dilaporkan dalam keadaan berpuasa.
- Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW: Senin adalah hari kelahiran Nabi dan turunnya wahyu pertama, sehingga berpuasa pada hari ini menjadi bentuk rasa syukur.
- Pahala Berlipat di Bulan Haram: Dzulqa’dah termasuk dalam Asyhurul Hurum. Ibnu Abbas RA menyatakan bahwa amal saleh, termasuk puasa sunnah, pahalanya dilipatgandakan pada bulan-bulan suci ini.
Melaksanakan puasa Senin di awal Dzulqa’dah tidak hanya menyehatkan tubuh secara medis, tetapi juga membersihkan hati dan meningkatkan ketakwaan menjelang ibadah kurban Idul Adha.












