PSPK – 10 April 2026 | Jakarta – Pada 27 Maret 2026, Sudan Gurung, yang dulu dikenal sebagai DJ dan tokoh penting dalam gerakan Generasi Z (Gen Z) Nepal, resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri. Penunjukan ini menandai babak baru dalam kabinet beranggotakan lima belas menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri rapster Balen Shah.
Gurung, asal Gorkha, sebelumnya mengelola Club OMG, klub malam terbesar di kawasan wisata Thamel, Kathmandu. Ia juga sempat merilis musik lewat labelnya, Eagle Boy Records. Setelah gempa bumi dahsyat 2015 yang menewaskan hampir sepuluh ribu jiwa, Gurung meninggalkan karier musiknya dan beralih ke aktivitas sosial.
Melalui LSM Hami Nepal, ia memberikan bantuan kepada korban krisis dan pada September tahun lalu memimpin gerakan protes Gen Z yang menuntut akuntabilitas atas kematian serta kerugian materi selama aksi massa. Gerakan tersebut berhasil mengubah pola politik di Nepal, sehingga menarik perhatian Balen Shah yang kemudian menobatkannya sebagai menteri luar negeri.
- Fokus utama: Membuka kembali berkas‑berkas penyelidikan yang terhenti di pemerintahan sebelumnya.
- Langkah awal: Memerintahkan penangkapan mantan Perdana Menteri dan mantan Menteri Dalam Negeri yang diduga terlibat dalam penindasan gerakan Gen Z.
Keputusan cepat Gurung dalam hari‑hari pertama menjabat membuatnya disebut sebagai salah satu menteri tersibuk di pemerintahan baru. Pengamat politik menilai langkah-langkah tersebut menunjukkan tekad kuatnya untuk menegakkan keadilan dan memperbaiki citra diplomasi Nepal di kancah internasional.
Dengan latar belakang musik, hiburan, dan aktivisme sosial, Gurung membawa perspektif yang berbeda ke dalam diplomasi. Ia berjanji akan memperkuat hubungan Nepal dengan negara‑negara sahabat, sekaligus mengadvokasi isu‑isu hak generasi muda di forum‑forum internasional.










