Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Kylie Jenner Digugat Mantan Asisten Rumah Tangga atas Dugaan Pelecehan dan Diskriminasi

April 22, 2026 • 0 Views
Kylie Jenner Digugat Mantan Asisten Rumah Tangga atas Dugaan Pelecehan dan Diskriminasi
Kylie Jenner Digugat Mantan Asisten Rumah Tangga atas Dugaan Pelecehan dan Diskriminasi

PSPK – 22 April 2026 | Model internasional Kylie Jenner kini harus menghadapi gugatan hukum yang diajukan oleh mantan asisten rumah tangganya (ART) atas tuduhan pelecehan, diskriminasi, dan pemutusan hubungan kerja sepihak.

Latar Belakang Gugatan

Pegawai asal El Salvador, Angelica Vazquez, mengklaim mulai bekerja di kediaman Jenner di Hidden Hills sejak September 2024 hingga Agustus 2025. Dalam dokumen gugatan yang diajukan pada 17 April 2026, ia menyatakan bahwa sejak hari pertama ia diperlakukan dengan permusuhan, dikucilkan, dan diberikan tugas paling berat serta tidak menyenangkan.

Vazquez menuduh rekan kerja dan kepala ART di rumah Jenner melakukan pelecehan berulang kali, termasuk komentar merendahkan terkait ras, asal negara, dan agama Katoliknya. Insiden yang paling menonjol terjadi pada Maret 2025, ketika seorang pengawas dikabarkan melemparkan gantungan baju ke arahnya sambil memarahi secara kasar.

Alasan dan Tuntutan

Pegawai tersebut melaporkan mengalami gangguan kecemasan, stres berat, hingga gejala yang menyerupai PTSD. Ia juga mengaku mengalami pemotongan upah setelah mengajukan komplain resmi, serta dipaksa mengambil cuti medis pada Juli 2025 sebelum mengundurkan diri pada Agustus 2025.

Dalam gugatannya, Angelica menuntut ganti rugi punitif, pembayaran upah yang tertunda, tunjangan jam istirahat dan makan, biaya operasional, serta kompensasi cuti sakit yang tidak dibayar. Dua perusahaan yang menjadi pihak tergugat bersama Jenner, yaitu Tri Star Services dan Maison Family Services, juga diminta bertanggung jawab atas dugaan kelalaian manajerial.

Dampak dan Reaksi Publik

Kasus ini memicu sorotan media internasional dan menimbulkan perdebatan tentang hak-hak pekerja rumah tangga, terutama dalam lingkungan selebritas. Aktivis hak pekerja menilai gugatan ini sebagai contoh penting bagi pekerja migran yang sering kali menghadapi diskriminasi dan kekerasan verbal di tempat kerja.

Sejauh ini, pernyataan resmi dari tim hukum Kylie Jenner belum diumumkan. Pengadilan dijadwalkan meninjau bukti pada akhir Mei 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *