PSPK – 12 April 2026 | Serang, 11 April 2026 – Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Mathla’ul Anwar, sebuah organisasi kemasyarakatan Islam yang telah beroperasi sejak 1916, dalam memperkuat pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial di provinsi tersebut.
Pada kesempatan pembukaan Muktamar Mathla’ul Anwar ke-XXI dan Musyawarah Nasional ke-VI Muslimat Mathla’ul Anwar yang berlangsung di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang, Andra Soni menegaskan pentingnya peran organisasi tersebut dalam membangun peradaban umat.
- Pendidikan: Mathla’ul Anwar telah mendirikan sekitar 947 madrasah di seluruh Banten, bahkan sebelum berdirinya Republik Indonesia, sebagai upaya mencerdaskan generasi.
- Dakwah: Melalui program penyuluhan dan kegiatan keagamaan, organisasi ini memperkuat pemahaman agama di masyarakat.
- Sosial: Berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi membantu meningkatkan kesejahteraan warga.
Gubernur menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten terus menjalin kerja sama dengan Mathla’ul Anwar dalam rangka program pembangunan yang menekankan nilai akhlak, ilmu, dan daya saing.
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), Embay Mulya Syarief, menekankan bahwa muktamar kali ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, melainkan juga momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menyusun kode etik dakwah yang lebih relevan dengan tantangan zaman.
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, juga memberikan penghargaan atas kontribusi Mathla’ul Anwar dalam mencerdaskan umat dan menjaga nilai-nilai keagamaan, serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi era digital.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, anggota DPR RI Jazuli Juwaini, Arif Rahman, anggota DPD RI Ade Yuliasih, serta perwakilan Forkopimda dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Banten.
Dengan dukungan semua pihak, diharapkan muktamar Mathla’ul Anwar ke-XXI dapat menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat peran organisasi dalam pendidikan, dakwah, dan pembangunan sosial, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Banten dan bangsa Indonesia.










