PSPK – 21 April 2026 | Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa ekonomi petani di provinsi tersebut mengalami peningkatan signifikan, sekaligus daya beli warga desa yang lebih tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka Haul ke‑22 Abuya Bustomi di Pondok Pesantren Al‑Hidayah Cisantri, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang pada Senin, 20 April 2026.
- Pembangunan infrastruktur irigasi secara bertahap untuk meningkatkan produktivitas lahan.
- Pengendalian harga pupuk dan stabilisasi harga hasil panen.
- Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyaluran bantuan serta pendanaan proyek pertanian.
Implementasi program irigasi telah memperluas jaringan air ke wilayah pedesaan, sehingga petani tidak lagi bergantung pada curah hujan semata. Dengan biaya produksi yang lebih terkendali, margin keuntungan petani meningkat, terbukti dari meningkatnya nilai tukar petani di pasar lokal.
Selain itu, kebijakan pengendalian harga pupuk mengurangi beban biaya input, sementara stabilitas harga hasil panen menjamin pendapatan yang lebih stabil bagi petani. “Alhamdulillah, sejak kebijakan Presiden, harga pupuk mulai dikendalikan dan harga hasil panen dijaga, sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik,” ujar Andra.
Gubernur juga menekankan pentingnya dukungan moral dari ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Ia meminta doa agar pembangunan dapat terus berjalan merata, khususnya untuk mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.












