PSPK – 11 April 2026 | Pada Jumat, 10 April 2026, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH, MH resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor Universitas Kader Bangsa (UKB) Dr. dr. Fika Minata Wathan di Pangkalan Balai, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Banyuasin. Acara tersebut menandai peningkatan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi akademik.
MoU ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di bidang kesehatan dan sektor‑sektor lain yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten berharap kerja sama ini dapat menghasilkan tenaga profesional yang kompeten dan siap mendukung agenda pembangunan.
“MoU Pemkab Banyuasin dengan Universitas Kader Bangsa saya harap bisa berkelanjutan, untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa khususnya di Kabupaten Banyuasin,” ujar Bupati Askolani dalam wawancara. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mencerdaskan bangsa.
Setda Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama menambahkan bahwa prinsip dasar kerja sama adalah memberikan manfaat luas bagi masyarakat, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun warga umum. Salah satu langkah konkret yang disepakati adalah pemberian keringanan biaya pendidikan bagi pegawai pemerintah yang melanjutkan studi di UKB.
Sebelum penandatanganan, audiensi pada Selasa, 7 April 2026, mempertemukan jajaran pimpinan UKB dengan Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim. Diskusi mencakup peluang kolaborasi lintas sektor, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga inovasi berbasis riset.
Wakil Rektor III UKB Palembang, Dr. Ilham Djaya, MH, menjelaskan fokus kerja sama meliputi perluasan akses pendidikan bagi aparatur daerah, keringanan biaya kuliah bagi institusi yang mengirimkan pegawainya secara kolektif, serta program penelitian bersama yang memanfaatkan data daerah untuk menghasilkan solusi aplikatif.
Kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga pada penguatan ekosistem riset di Banyuasin. Hasil penelitian diharapkan dapat langsung diintegrasikan ke dalam kebijakan pembangunan, khususnya untuk mencetak tenaga kesehatan yang siap menghadapi tantangan masa depan.
- Peningkatan akses pendidikan bagi ASN
- Keringanan biaya kuliah untuk pegawai pemerintah
- Kolaborasi penelitian dan pengembangan berbasis data daerah
- Penciptaan tenaga kesehatan dan non‑kesehatan yang kompeten
- Penerapan hasil riset dalam kebijakan pembangunan
Dengan kolaborasi terencana, kedua pihak optimis kerja sama ini akan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Banyuasin.










