Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Sofyan Tan: Program Revitalisasi Diharapkan Tidak Ada Lagi Sekolah yang Rusak Hingga Pelosok Desa

March 10, 2026 • 0 Views
Sofyan Tan: Program Revitalisasi Diharapkan Tidak Ada Lagi Sekolah yang Rusak Hingga Pelosok Desa
Sofyan Tan: Program Revitalisasi Diharapkan Tidak Ada Lagi Sekolah yang Rusak Hingga Pelosok Desa

PSPK – 10 Maret 2026 | Medan – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Sofyan Tan, menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan sebagai kunci pembangunan Indonesia menuju negara maju.

Melalui program revitalisasi yang diluncurkan pada tahun 2025, targetnya adalah menghilangkan seluruh sekolah yang berada dalam kondisi rusak, termasuk yang terletak di pelosok desa. Hingga kini, sebanyak 42 sekolah telah menerima bantuan perbaikan struktur, fasilitas belajar, dan perlengkapan pendukung.

Sofyan Tan menjelaskan bahwa upaya ini tidak terbatas pada daerah pemilihannya (Sumut 1) melainkan telah merambah ke beberapa kabupaten, antara lain:

  • Asahan
  • Tanjung Balai
  • Labuhan Batu
  • Pematang Siantar
  • Daerah lainnya di Sumatera Utara

Selain program fisik, beasiswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tetap digulirkan pada tahun 2026. Sofyan Tan membuka jalur aspirasi bagi jurnalis yang menemukan siswa kurang mampu di lapangan, agar dapat segera direkomendasikan untuk menerima beasiswa.

Pada Sabtu, 7 Maret 2026, Sofyan Tan menggelar diskusi dan buka puasa bersama puluhan jurnalis di Jalan Sei Batanghari, Medan. Ia mengajak media untuk menjadi “perpanjangan tangan” dalam mengidentifikasi sekolah‑sekolah yang masih membutuhkan revitalisasi. “Sekolah‑sekolah yang rusak, yang butuh revitalisasi dan rehabilitasi, silakan diajukan,” tuturnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), rektor Universitas Satya Terra Bhinneka, serta fotografer senior. Sofyan Tan menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi satu‑satunya jalan keluar dari lingkar kemiskinan, dan peran jurnalis yang berada di lapangan sangat krusial untuk menyalurkan bantuan tepat sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *