Project Seru Penuh Kejutan

Saham Asia Naik, Minyak Rebound Meski Trump Tunda Serangan

March 24, 2026 • 0 Views
Saham Asia Naik, Minyak Rebound Meski Trump Tunda Serangan
Saham Asia Naik, Minyak Rebound Meski Trump Tunda Serangan

PSPK – 24 Maret 2026 | Pasar saham di kawasan Asia mencatat kenaikan pada Selasa, 24 Maret, setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari. Pengumuman tersebut menurunkan ketegangan dan menambah optimisme akan terjadinya de‑eskalasi konflik di Timur Tengah.

Di Amerika Serikat, indeks utama Wall Street kembali menguat, masing‑masing naik lebih dari satu persen, sementara harga minyak mentah mengalami penurunan tajam pada Senin. Brent sempat turun hingga US$96 per barel, hampir 14 % dalam satu hari, sebelum kembali naik hampir tiga persen dan menembus US$102 per barel. Harga West Texas Intermediate (WTI) juga naik lebih dari tiga persen, melampaui US$91 per barel.

Reaksi pasar Asia pun positif. Indeks utama di Tokyo, Hong Kong, Shanghai, Sydney, Seoul, Singapura, Bangkok, Mumbai, dan Manila semua mencatat kenaikan, kecuali Taipei dan Wellington yang mengalami penurunan.

Pasar valuta asing menunjukkan dolar AS menguat terhadap euro, pound, dan yen setelah sempat melemah pada Senin. Penguatan dolar didorong oleh ketidakpastian terkait jalur laut di Selat Hormuz, yang masih dianggap berisiko meski ada sinyal adanya pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Namun, media Iran membantah adanya dialog, dan pejabat parlemen Iran menegaskan tidak ada pertemuan dengan pihak Amerika. Hal ini menimbulkan keraguan di kalangan investor tentang keberlanjutan de‑eskalasi.

Analisis para pakar pasar menyoroti kerentanan situasi. Tony Sycamore dari IG menilai bahwa \”situasi yang mendasari masih sangat rapuh atau mudah terbakar.\” Stephen Innes dari SPI Asset Management mengingatkan bahwa kebijakan politik dapat memicu volatilitas harga minyak, namun dalam jangka menengah pasar akan kembali fokus pada fundamental pasokan.

Di sisi lain, pemerintah Jepang mengumumkan rencana pelepasan sebagian cadangan minyak strategis mulai Kamis, namun respons pasar terhadap kebijakan tersebut masih terbatas.

Selain dinamika energi, pada hari yang sama Uni Eropa dan Australia menyelesaikan perjanjian perdagangan bebas yang diharapkan dapat memperkuat ekspor di tengah ketidakpastian global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *