PSPK – 16 April 2026 | Pasar saham di Jepang mencetak level tertinggi baru pada Kamis, 16 April, seiring dengan reli yang meluas di seluruh Asia. Kenaikan ini dipicu oleh optimisme yang meningkat mengenai kemungkinan perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang diharapkan membuka kembali Selat Hormuz dan meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Di Wall Street, indeks utama juga menembus rekor historis setelah laporan laba yang kuat menunjukkan ekonomi Amerika tetap tangguh meski harga minyak naik dan inflasi terus menguat. Sementara itu, data terbaru menunjukkan ekonomi China tumbuh 5 % pada kuartal pertama, melampaui perkiraan pasar.
- Rekor tertinggi Nikkei: 59.549,59, naik 2,4 %.
- S&P 500 menutup di atas 7.000 poin untuk pertama kalinya.
- Nasdaq melampaui 24.000 poin.
- Harga minyak tetap stabil di bawah US$100 per barel, sementara pelaku pasar menunggu pembukaan kembali Selat Hormuz.
- IMF memperingatkan risiko inflasi dan tekanan pada harga pangan jika konflik berlanjut.
| Pasar | Indeks | Kenaikan |
|---|---|---|
| Tokyo (Nikkei) | 59.549,59 | +2,4 % |
| Seoul | – | ↑ |
| Hong Kong | – | ↑ |
| Shanghai | – | ↑ |
| Singapura | – | ↑ |
Para diplomat di Washington dan Tehran dilaporkan akan melanjutkan pembicaraan di Islamabad, dengan harapan dapat mencapai kesepakatan yang lebih komprehensif. Sementara itu, pernyataan optimis dari pejabat AS dan dukungan pendapatan kuat dari bank-bank besar menambah keyakinan investor bahwa pasar akan terus bergerak naik meski ketegangan geopolitik masih ada.












