Project Seru Penuh Kejutan

Prabowo Gelar Silaturahmi Nostalgia di Hambalang: Kumpulkan Mantan Ajudan dan Pengawal Kostrad‑Kopassus

March 9, 2026 • 0 Views
Prabowo Gelar Silaturahmi Nostalgia di Hambalang: Kumpulkan Mantan Ajudan dan Pengawal Kostrad‑Kopassus
Prabowo Gelar Silaturahmi Nostalgia di Hambalang: Kumpulkan Mantan Ajudan dan Pengawal Kostrad‑Kopassus

PSPK – 09 Maret 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Minggu sore, 8 Maret 2026, mengundang kembali seluruh mantan ajudan dan pengawal yang pernah mendampinginya semasa bertugas di Kostrad dan Kopassus. Acara silaturahmi berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan diunggah secara resmi melalui akun Sekretariat Kabinet pada malam harinya.

Menurut pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, pertemuan tersebut melibatkan sekitar tiga puluh orang veteran militer yang pernah bekerja sama dengan Prabowo lebih dari tiga dekade lalu, saat beliau masih aktif sebagai perwira TNI. “Presiden Prabowo Subianto memanggil dan bersilaturahmi dengan seluruh mantan ajudan dan pengawal beliau semasa berdinas di Kostrad dan Kopassus, atau saat beliau masih aktif di TNI 30 tahun lalu,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan oleh Sekretariat Kabinet.

Profil Para Hadir

  • Masih Aktif di TNI: Beberapa mantan ajudan dan pengawal masih melanjutkan karier di Angkatan Darat, menempati posisi penting di satuan-satuan elite.
  • Pensiunan yang Bekerja di Perusahaan Pribadi: Sebagian lainnya telah memasuki masa pensiun dan kini menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh Presiden, termasuk sektor energi dan infrastruktur.
  • Kisah Keluarga: Salah satu mantan pengawal menceritakan bahwa putranya, yang pernah disekolahkan oleh Prabowo, kini telah menyelesaikan pendidikan sarjana dan berhasil memperoleh pekerjaan tetap.

Acara berlangsung dalam suasana hangat, di mana para tamu berbagi cerita tentang perjalanan hidup masing‑masing setelah pensiun. Diskusi tidak hanya terbatas pada kenangan militer, melainkan juga meliputi perkembangan karier, tantangan transisi ke sektor sipil, serta peran keluarga dalam mendukung kesuksesan mereka.

Sejumlah foto dan video yang menampilkan Prabowo bersama mantan ajudan serta pengawal di sebuah ruangan berarsitektur kayu khas Hambalang turut diunggah ke media sosial resmi Sekretariat Kabinet. Rekaman tersebut memperoleh ribuan respons positif dari netizen, yang memuji sikap Presiden yang tetap mengingat jasa‑jasa para rekan masa lalunya. Salah satu komentar yang mencuat di antara ribuan tanggapan adalah, “Presiden Prabowo selalu ingat dengan orang yang pernah bersamanya,” menulis pengguna @fauzankalamardhi.

Makna Politik dan Sosial

Silaturahmi ini tidak lepas dari interpretasi politik. Mengingat latar belakang Prabowo yang pernah menjadi perwira TNI, pertemuan dengan mantan ajudan dan pengawal dapat dipandang sebagai upaya memperkuat jaringan loyalitas di kalangan militer, sekaligus menegaskan komitmen terhadap nilai‑nilai disiplin dan kebersamaan yang menjadi fondasi kariernya. Selain itu, pertemuan tersebut menjadi simbol penghargaan terhadap para veteran yang telah mengabdi pada negara, sekaligus menyoroti peran penting mereka dalam transisi ke sektor sipil.

Para pengamat politik menilai bahwa langkah ini dapat meningkatkan citra Prabowo di kalangan pemilih yang menghargai nilai tradisional militer, terutama menjelang pemilihan umum berikutnya. Di sisi lain, kritikus menilai bahwa penekanan pada masa lalu militer dapat menimbulkan persepsi bahwa kepemimpinan akan lebih mengutamakan kepentingan TNI dibandingkan dengan agenda reformasi struktural.

Namun, bagi para tamu yang hadir, pertemuan ini lebih bersifat personal. Seorang mantan ajudan mengungkapkan, “Kami merasa dihargai, karena Bapak Presiden tidak melupakan kami meski sudah tiga puluh tahun berlalu.” Rasa kebersamaan tersebut menjadi inti dari acara, menegaskan nilai persahabatan yang melampaui batas waktu dan jabatan.

Acara silaturahmi di Hambalang juga menyoroti peran penting Sekretariat Kabinet dalam mengatur dan menyiapkan agenda sosial Presiden. Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pertemuan ini tidak hanya sekadar nostalgia, melainkan juga sebagai wadah bertukar pengalaman dan memperkuat jaringan kerja sama antara veteran militer dengan institusi pemerintah maupun sektor swasta.

Dengan ribuan respons positif di media sosial, pertemuan ini menegaskan bahwa Prabowo masih memiliki basis dukungan yang kuat di kalangan veteran dan masyarakat luas. Keberhasilan acara ini juga menambah catatan positif dalam kepemimpinan Presiden yang berusaha menjaga hubungan baik dengan semua elemen bangsa.

Ke depan, para mantan ajudan dan pengawal diperkirakan akan terus berkontribusi, baik sebagai anggota TNI aktif maupun sebagai tenaga profesional di perusahaan milik negara atau swasta. Silaturahmi di Hambalang menjadi bukti nyata bahwa jaringan lama dapat menjadi aset strategis dalam mengembangkan kebijakan dan program nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *