PSPK – 26 Maret 2026 | Serang mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah wisatawan selama libur Lebaran 2026. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) melaporkan total 233.752 kunjungan pada 22–24 Maret 2026.
Rincian harian menunjukkan 89.024 pengunjung pada 22 Maret, 85.227 pada 23 Maret, dan 59.501 pada 24 Maret. Angka ini diperkirakan naik 10‑20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Faktor utama yang mendorong peningkatan meliputi durasi libur yang lebih panjang, cuaca yang mendukung, serta promosi intensif melalui media. Destinasi yang paling diminati meliputi kolam renang, desa wisata pegunungan, dan pantai, dengan sekitar 75% pengunjung berkonsentrasi di Pantai Anyer dan Cinangka.
| Tanggal | Kunjungan |
|---|---|
| 22 Maret 2026 | 89.024 |
| 23 Maret 2026 | 85.227 |
| 24 Maret 2026 | 59.501 |
Selain itu, tingkat hunian hotel juga mengalami lonjakan. Pada 18–21 Maret, okupansi berada di kisaran 50‑60%. Pada puncak libur (22–24 Maret), okupansi melonjak menjadi 90‑100%, dan pada 25 Maret tetap tinggi di 80‑90%.
| Periode | Okupansi Hotel |
|---|---|
| 18‑21 Maret 2026 | 50‑60% |
| 22‑24 Maret 2026 | 90‑100% |
| 25 Maret 2026 | 80‑90% |
Kepala Disporapar, Anas Dwi Satya Prasadya, menilai kerjasama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan media berperan penting dalam memastikan kelancaran sektor pariwisata selama libur. Ketua PHRI Serang, Yurlena Rachman, menambahkan bahwa peningkatan okupansi hotel mencerminkan popularitas Kabupaten Serang sebagai tujuan liburan keluarga, terutama untuk wisata pantai.
Dengan data ini, Serang diproyeksikan tetap menjadi destinasi pilihan wisatawan pada musim libur mendatang.












