PSPK – 29 Maret 2026 | Polisi dari Satuan Kriminal Khusus Polres Lebak, Polda Banten, melakukan penyelidikan atas ledakan yang terjadi pada 28 Maret 2026 di dapur MBG SPPG milik Yayasan Darul Ibtida Hasanah, yang berlokasi di Desa Cilegongilir, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.
Ledakan tersebut menimpa tiga relawan yang saat itu sedang bertugas di dapur. Salah satu korban mengalami luka bakar yang memerlukan perawatan medis di puskesmas terdekat. Tim penyidik segera memeriksa tempat kejadian, mengumpulkan bukti, serta mencatat keterangan saksi.
Kapolsek Banjarsari, Alfian, mengonfirmasi bahwa proses klarifikasi sedang berlangsung dan setidaknya tiga pihak internal yayasan telah dipanggil untuk memberi keterangan awal, antara lain:
- Ketua Yayasan, H. Tata
- Kepala SPPG, Nizar Alparat
- Penanggung jawab divisi oven (ompreng)
H. Tata menyatakan telah dimintai keterangan, namun belum dapat menjelaskan detail materi pemeriksaan. Ia juga mengaku belum memperoleh informasi pasti mengenai perizinan operasional dapur, termasuk dokumen lingkungan seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), karena proses wawancara dilakukan oleh tim yang berbeda.
Nizar Alparat, kepala SPPG, menjelaskan bahwa tiga relawan yang terdampak merupakan anggota tim dapur. Ia menegaskan dugaan sementara penyebab ledakan berasal dari oven, dan satu korban mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut.
Kasus ini menarik perhatian masyarakat setempat karena dapur MBG berfungsi sebagai fasilitas pelayanan publik. Pihak kepolisian menghimbau semua pengelola dapur atau fasilitas serupa untuk menerapkan prosedur keselamatan kerja secara ketat, termasuk pemeriksaan rutin peralatan masak dan pemenuhan izin lingkungan, guna mencegah kejadian serupa di masa depan.












