PSPK – 06 Maret 2026 | Sydney – Pemerintah Australia pada Jumat, 6 Maret, menyampaikan protes resmi kepada Beijing atas insiden yang dinilai “tidak aman dan tidak profesional” antara helikopter militer kedua negara di perairan internasional Laut Kuning.
Akibat manuver tersebut, awak pesawat Australia terpaksa melakukan tindakan menghindar untuk menghindari potensi tabrakan. Tidak ada laporan korban luka pada kedua pihak, namun Australia menilai tindakan tersebut menimbulkan risiko signifikan bagi pesawat dan personelnya.
Insiden ini menambah daftar ketegangan militer antara Australia dan China yang belakangan ini kerap muncul. Pada Oktober lalu, kedutaan China mengkritik aksi jet tempur China yang menjatuhkan suar di dekat pesawat patroli maritim Australia dengan alasan serupa, menyebutnya tidak aman dan tidak profesional.
Australia menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga kebebasan navigasi dan keamanan di Laut Kuning, serta menuntut China untuk menghormati prosedur operasi militer internasional. Pihak Beijing belum memberikan komentar resmi atas protes yang disampaikan Australia.










