Project Seru Penuh Kejutan

Andre Rosiade Gelar Mudik Gratis “Pulang Basamo” 2026: 250 Bus Bawa 12.000 Pemudik ke Sumatera Barat

March 9, 2026 • 0 Views
Andre Rosiade Gelar Mudik Gratis "Pulang Basamo" 2026: 250 Bus Bawa 12.000 Pemudik ke Sumatera Barat
Andre Rosiade Gelar Mudik Gratis "Pulang Basamo" 2026: 250 Bus Bawa 12.000 Pemudik ke Sumatera Barat

PSPK – 09 Maret 2026 | Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu perantau Minang pulang kampung menjelang Lebaran 2026. Pada Minggu, 8 Maret 2026, ia meluncurkan program mudik gratis bernama “Pulang Basamo” yang menyiapkan total 250 bus untuk mengangkut sekitar 12.000 pemudik dari Jakarta ke berbagai wilayah di Sumatera Barat.

Sejarah dan Evolusi Program

Program ini telah memasuki edisi keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Pada tahun pertama, hanya 75 bus yang disiapkan; tahun kedua naik menjadi 200 bus; tahun ketiga mencapai 250 bus, dan tahun ini tetap dipertahankan pada jumlah tersebut. Andre Rosiade menekankan bahwa pertumbuhan jumlah bus mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat serta dukungan kuat dari pemerintah pusat.

Rincian Pelaksanaan

Peluncuran dilakukan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dengan dua gelombang keberangkatan. Gelombang pertama, yang berlangsung pada hari peluncuran, mengirimkan 100 bus dan mayoritas penumpangnya adalah mahasiswa. Gelombang kedua dijadwalkan berangkat pada 15 Maret 2026 dengan 150 bus, yang kebanyakan diisi oleh pekerja.

  • Destinasi utama: Padang (depan Masjid Raya Sumatera Barat) dan Bukittinggi (Lapangan Kantin).
  • Pengawalan: Seluruh rombongan mendapat pendampingan dari Polda Sumatera Barat hingga tiba di tujuan.
  • Fasilitas: Selain transportasi gratis, setiap pemudik diberikan snack dan makanan berat selama perjalanan.

Respons Masyarakat

Tiket mudik yang disediakan secara gratis habis terjual dalam waktu setengah jam, menandakan antusiasme tinggi. Andre Rosiade menyatakan, “Dilaksanakan secara gratis, tiketnya kita war. Alhamdulillah dalam setengah jam itu habis.” Penumpang dapat turun di berbagai titik sepanjang rute, meskipun dua titik pemberhentian utama tetap dijaga untuk koordinasi dan keamanan.

Dampak Ekonomi

Menurut Rosiade, program ini tidak hanya bersifat sosial, melainkan juga memiliki implikasi ekonomi yang signifikan bagi Sumatera Barat. Provinsi tersebut mencatat pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 3 % dengan inflasi 6 % pada tahun 2025. Perantau Minang secara kolektif mengirimkan uang sekitar Rp20 triliun per tahun ke kampung halaman, sehingga kedatangan mereka selama mudik berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, terutama di sektor perdagangan dan jasa.

Pemerintah pusat juga menyiapkan anggaran sebesar Rp18,9 triliun untuk penanganan pascabencana di Sumatera Barat, yang mencakup infrastruktur, perbaikan sawah, ladang, dan rumah. Andre menegaskan, “Presiden menyiapkan anggaran Rp18,9 triliun untuk membangun kembali Sumatera Barat, itu baru infrastruktur, di luar perbaikan sawah, ladang maupun rumah.”

Sinergi Politik dan Sosial

Program “Pulang Basamo” menjadi salah satu wujud konkret dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membantu masyarakat perantauan. Andre Rosiade menyebut, seluruh kader Gerindra berperan aktif dalam pelaksanaan program, menunjukkan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk tujuan sosial‑ekonomi.

Dengan keberhasilan peluncuran gelombang pertama, diharapkan gelombang kedua yang akan berangkat pada pertengahan bulan ini dapat menurunkan beban transportasi bagi ribuan pekerja yang ingin kembali ke kampung halaman, sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah tujuan.

Secara keseluruhan, mudik gratis “Pulang Basamo” 2026 tidak hanya memudahkan ribuan perantau Minang kembali ke tanah air, tetapi juga memberikan dorongan penting bagi perekonomian Sumatera Barat serta memperkuat citra kepedulian pemerintah terhadap warga negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *