PSPK – 09 Maret 2026 | Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatra Utara mengalami kenaikan minggu ini, naik menjadi Rp 3.320 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di Rp 3.220 per kilogram.
Berikut rangkuman harga TBS di 15 kabupaten penghasil kelapa sawit pada pekan ini:
| Daerah | Harga (Rp/kg) |
|---|---|
| Langkat | 2.850 |
| Deli Serdang | 2.875 |
| Serdang Bedagai | 3.180 |
| Simalungun | 2.880 |
| Batubara | 2.900 |
| Asahan | 2.900 |
| Labuhanbatu Utara | 2.780 |
| Labuhanbatu | 2.870 |
| Labuhanbatu Selatan | 2.990 |
| Padanglawas Utara | 3.170 |
| Padanglawas | 3.150 |
| Tapanuli Selatan | 2.850 |
| Tapanuli Tengah | 2.850 |
| Mandailing Natal | 3.320 |
| Pakpak Bharat | 2.860 |
Harga tertinggi tercatat di Kabupaten Mandailing Natal dengan Rp 3.320 per kilogram, sementara harga terendah berada di Labuhanbatu Utara sebesar Rp 2.780 per kilogram. Secara rata‑rata, harga TBS di Sumut kini berkisar antara Rp 2.850 hingga Rp 3.320 per kilogram, naik dari kisaran Rp 2.850‑3.220 pekan sebelumnya.
Kenaikan ini memberi harapan baru bagi petani kelapa sawit menjelang musim Idul Fitri. Banyak petani menyatakan rasa lega karena peningkatan harga, meski peningkatan masih relatif kecil. “Sudah mulai ada kenaikan di hampir semua daerah, masih kecil namun sangat membantu menjelang hari raya,” ujar Sutarmin, seorang petani berusia 45 tahun dari Langkat.
Para petani berharap tren positif ini dapat bertahan hingga menjelang perayaan Idul Fitri, sehingga pendapatan mereka tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan pasar.












