Project Seru Penuh Kejutan

Bus Khusus Disabilitas untuk Jemaah Lansia di Bandara Madinah

April 27, 2026 • 0 Views
Bus Khusus Disabilitas untuk Jemaah Lansia di Bandara Madinah
Bus Khusus Disabilitas untuk Jemaah Lansia di Bandara Madinah

PSPK – 27 April 2026 | Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz (AMAA) Madinah kini menyediakan bus khusus disabilitas bagi jemaah haji yang berusia lanjut atau memiliki keterbatasan fisik. Layanan ini diinisiasi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Bandara untuk memastikan mobilitas jemaah tetap aman sejak tiba di Tanah Suci.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Ahmad Basir, menjelaskan bahwa bus khusus ini merupakan bagian dari komitmen layanan “Haji Ramah Lansia dan Perempuan”. Bahkan jika hanya ada satu jemaah yang membutuhkan, pihak panitia tetap mengusahakan kendaraan yang sesuai, dan layanan tersebut diberikan secara gratis.

Hingga 26 April 2026, tercatat 30.611 jemaah haji Indonesia telah tiba, dengan 6.172 di antaranya merupakan lansia yang tersebar dalam 78 kloter. Tingginya proporsi jemaah lansia mendorong PPIH menambah fasilitas pendukung di area bandara, antara lain:

  • Mobil golf untuk transportasi singkat.
  • Kursi roda yang dapat langsung masuk ke dalam kabin bus.
  • Perlengkapan tambahan seperti popok dan payung.

Salah satu penerima layanan, Fauziah Rahmaddin Kadema (62 tahun) dari kloter 3 Padang, mengungkapkan rasa syukur atas kemudahan yang diberikan. Karena kondisi pasca‑stroke dan cedera akibat jatuh, ia bergantung pada kursi roda. Bus khusus disabilitas memungkinkan kursi roda masuk tanpa dipindahkan, sehingga ia dapat langsung menuju hotel setelah tiba di terminal.

Fauziah didampingi oleh putrinya, Fitri Wulandari (36), yang menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam menunaikan ibadah. Petugas bandara memastikan bahwa setiap kebutuhan khusus terpenuhi, sehingga jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan tenang.

Pelayanan ini tidak hanya terbatas pada transportasi; tim PPIH juga menyiapkan fasilitas medis dasar dan bantuan selama proses transit. Dengan langkah ini, diharapkan pengalaman ibadah haji menjadi lebih inklusif dan nyaman bagi semua kalangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *