PSPK – 16 April 2026 | Presiden Korea Selatan, Lee Jae‑Myung, akan melakukan kunjungan resmi ke India dan Vietnam selama tiga hari, dimulai pada akhir pekan ini. Perjalanan ini bertujuan memperkuat kerja sama strategis, terutama dalam bidang energi, di tengah ketegangan global yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah.
Setelah pertemuan di India, Lee akan melanjutkan perjalanan ke Hanoi pada Selasa sore. Pada keesokan harinya, ia dijadwalkan bertatap muka dengan pemimpin Vietnam, To Lam. Diskusi antara kedua negara diperkirakan akan mendalam, mencakup strategi memperkuat kerja sama strategis serta mengatasi ketidakpastian global yang memengaruhi pasar energi.
Latihan Diplomasi Energi
- Korea Selatan berencana membeli lebih dari 270 juta barel minyak mentah melalui jalur yang tidak terpengaruh oleh blokade AS di Selat Hormuz.
- Indonesia, Jepang, dan negara‑negara Asia lainnya juga tengah mencari alternatif pasokan energi pasca penutupan Selat Hormuz.
- Koordinasi dengan India dan Vietnam diharapkan menambah stabilitas pasokan energi regional.
Penutupan kunjungan diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret, termasuk kemungkinan investasi bersama dalam infrastruktur energi, serta pertukaran teknologi untuk meningkatkan efisiensi energi dan keamanan pasokan.
Kunjungan ini menandai langkah penting Seoul dalam memperluas jaringan diplomatiknya, sekaligus mengukuhkan posisi Korea Selatan sebagai pemain kunci dalam dinamika geopolitik dan ekonomi energi global.










