PSPK – 20 Mei 2026 | Usai BGN Beli Motor Mahal, Prabowo Pangkas Anggaran MBG menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Presiden RI, Prabowo Subianto, telah mengambil keputusan untuk memangkas anggaran besar proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari APBN 2026. Anggaran ini awalnya senilai Rp335 triliun, namun kini telah dikurangi menjadi Rp268 triliun. Instruksi ini muncul dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin MBG dikelola lebih efisien.
Latar Belakang
MBG sebelumnya sudah dikritik banyak pihak karena dianggap membebani anggaran, sementara menunya berkali-kali meracuni anak-anak. Tak sampai di situ, belanja Badan Gizi Nasional (BGN) juga membuat publik geram. Mereka membeli banyak sekali motor berharga mahal yang akan dipakaikan untuk pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Usai BGN Beli Motor Mahal, Prabowo Pangkas Anggaran MBG dapat dilihat sebagai upaya untuk mengatasi masalah ini.
Penjelasan dari Menteri Keuangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa MBG sudah mencapai Rp75 triliun, yang merupakan 22,4 persen dari APBN yang sebesar Rp335 triliun. Namun, dengan instruksi Presiden, ada penghematan tertentu yang akan dilakukan sehingga dana Badan Gizi Nasional (BGN) bisa dipakai lebih efektif dan efisien. Usai BGN Beli Motor Mahal, Prabowo Pangkas Anggaran MBG merupakan langkah awal dalam upaya ini.
Realisasi Penyaluran Anggaran
Realisasi penyaluran anggaran hingga 30 April tercatat sebesar Rp75 triliun, yang telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat serta 27.952 SPPG. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal akan ada penghematan anggaran program MBG lanjutan, meski ia belum merinci detail rencana ke depan. Intinya, Presiden Prabowo tengah memperbaiki manajemen program MBG serta cara BGN membelanjakan anggaran. Usai BGN Beli Motor Mahal, Prabowo Pangkas Anggaran MBG diharapkan dapat meningkatkan efisiensi anggaran.
Kesimpulan
Dalam beberapa bulan terakhir, isu Usai BGN Beli Motor Mahal, Prabowo Pangkas Anggaran MBG telah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk memangkas anggaran MBG, diharapkan program ini dapat dikelola lebih efisien dan efektif. Usai BGN Beli Motor Mahal, Prabowo Pangkas Anggaran MBG merupakan langkah awal dalam upaya ini, dan diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan anggaran negara.










