PSPK – 31 Mei 2026 | UNDIP Melepas Kepergian Guru Besar FPIK, Prof. Ir. Johannes Hutabarat pada Selasa, 26 Mei 2026, menjadi momen haru yang menyatukan civitas akademika, keluarga, serta mitra institusi dalam satu upacara persemayaman yang khidmat di Gedung SA-MWA, Kampus Tembalang.
Latar Belakang Upacara
Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti upacara persemayaman Prof. Ir. Johannes Hutabarat, M.Sc., Ph.D., yang dilaksanakan pukul 13.00 WIB. Almarhum meninggalkan jejak mendalam bagi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) serta Program Pascasarjana Manajemen Sumber Daya Perairan. Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam serta mengingat kembali pertemuan terakhir mereka yang membahas rencana kerja sama strategis.
Karir Akademik yang Gemilang
Prof. Ir. Johannes Hutabarat menapaki dunia pendidikan sejak lulus dari Fakultas Peternakan dan Perikanan UNDIP pada tahun 1976. Ia melanjutkan studi Magister (S2) dan Doktor (S3) di The University of Stirling, Inggris, yang terkenal dengan riset akuatik kelas dunia. Setelah kembali, ia mengemban berbagai posisi strategis, antara lain:
- Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (2003-2011)
- Ketua Program Studi S2 Manajemen Sumber Daya Perairan
- Perintis program Double Degree Pascasarjana UNDIP (2007-2012)
- Sekretaris Senat Guru Besar UNDIP (1990-1994)
- Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi UNDIP (1994-1997)
Peran Nasional dan Industri
Dedikasi Prof. Johannes tidak terbatas pada lingkungan kampus. Ia aktif sebagai penggerak komunitas keilmuan pesisir dan akuakultur, asesor nasional, serta menjabat sebagai Pembantu Rektor I Universitas Semarang (1996-2002). Saat ini, beliau memegang amanah sebagai Rektor Universitas Maritim AMNI (2024-2028). Di sektor kebijakan maritim, peran pentingnya terlihat melalui jabatan:
- Ketua Dewan Pengarah Masyarakat Akuakultur Indonesia (sejak 2020)
- Ketua Konsorsium Mitra Bahari Regional Center Jawa Tengah (sejak 2006)
- Ketua Himpunan Ahli Pengelola Pesisir Indonesia (HAPPI) Provinsi Jawa Tengah (sejak 2009)
- Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Seluruh Indonesia (FP2TPKI)
- Asesor BAN-PT selama hampir tiga dekade
Upacara Persemayaman: Refleksi dan Penghormatan
Upacara persemayaman menjadi momen reflektif bagi seluruh hadirin untuk mengenang nilai-nilai keteladanan yang ditinggalkan almarhum, termasuk integritas, kepedulian, dan semangat kolaboratif. Rektor Suharnomo menekankan bahwa jejak pengabdian Prof. Johannes tidak hanya tercermin dari jabatan, tetapi juga energi besar yang dicurahkan dalam aktivitas akademik dan kolaborasi lintas sektor. “Apa yang telah beliau tanamkan di UNDIP dan berbagai institusi lain menjadi warisan berharga,” ujarnya.
Warisan yang Tetap Hidup
UNDIP Melepas Kepergian Guru Besar FPIK, Prof. Ir. Johannes Hutabarat, namun warisan ilmu dan semangatnya tetap hidup dalam setiap program studi, penelitian, dan kebijakan yang ia bantu rancang. Generasi akademisi baru diharapkan melanjutkan jejaknya, mengembangkan ilmu perikanan dan kelautan demi kesejahteraan bangsa.
Universitas Diponegoro menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian Prof. Dr. Ir. Johannes Hutabarat, M.Sc. Dedikasi yang telah ditorehkan akan senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan dan penguatan peran UNDIP dalam memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.












