PSPK – 20 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto Serahkan 6 Pesawat Rafale dan Misil Buatan Prancis kepada TNI dalam upaya memperkuat mobilitas udara strategis dan pertahanan Indonesia. Acara penyerahan ini dilaksanakan di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi TNI.
Latar Belakang
Presiden Prabowo Subianto Serahkan 6 Pesawat Rafale dan Misil Buatan Prancis kepada TNI sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah melakukan beberapa pembelian alutsista udara strategis, termasuk pesawat tempur Rafale buatan Prancis.
Prosesi Penyerahan
Prosesi penyerahan 6 pesawat Rafale dan misil buatan Prancis kepada TNI ditandai dengan peresmian Skadron Udara 12 pada badan pesawat Rafale, penyiraman air bunga, hingga penyerahan kunci simbolis dari Presiden kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan dilanjutkan kepada KASAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Presiden Prabowo Subianto Serahkan 6 Pesawat Rafale dan Misil Buatan Prancis kepada TNI ini menandai awal dari penggunaan alutsista udara strategis ini dalam pertahanan Indonesia.
Spesifikasi Pesawat Rafale
Pesawat Rafale yang diserahkan kepada TNI adalah jet tempur buatan Prancis produksi Dassault Aviation, dengan total pembelian Indonesia mencapai 42 unit. Pesawat ini dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk radar dan sistem pertahanan udara yang memadai.
Kesimpulan
Penyerahan 6 pesawat Rafale dan misil buatan Prancis kepada TNI oleh Presiden Prabowo Subianto menandai upaya serius pemerintah untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Dengan alutsista udara strategis ini, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pertahanannya dan menjaga keamanan wilayahnya. Presiden Prabowo Subianto Serahkan 6 Pesawat Rafale dan Misil Buatan Prancis kepada TNI ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat TNI dan meningkatkan kemampuan pertahanan Indonesia.










