PSPK – 21 Mei 2026 | Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Presiden menyebut museum tersebut sebagai simbol perjuangan kaum buruh sekaligus penghormatan atas keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Peresmian Museum Marsinah
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa keberadaan Museum Marsinah memiliki makna penting bagi sejarah perjuangan rakyat kecil di Indonesia. Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional. "Museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol, dan sebagai tonggak peringatan, untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pemuda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ujar Prabowo.
Koleksi Museum Marsinah
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional. Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi dan terdiri dari dua bangunan utama: gedung museum serta rumah singgah di bagian belakang. Sejumlah koleksi pribadi Marsinah telah terpajang di dalamnya, mulai dari sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, hingga piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh.
Perjuangan Marsinah
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional. Prabowo menilai perjuangan Marsinah bukan hanya milik kaum buruh, melainkan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil. Prabowo juga menegaskan bahwa tragedi yang menimpa Marsinah tidak seharusnya terjadi di Indonesia yang berdiri di atas dasar Pancasila dan cita-cita keadilan sosial.
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional. Ia turut menyoroti pentingnya negara hadir membela rakyat kecil, termasuk buruh, petani, dan nelayan, dengan menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang dibangun atas asas kekeluargaan. "Kalau ini dipahami bahwa kita ini negara kekeluargaan dalam pasal 33 (UUD 1945) juga disebut bahwa perekonomian kita disusun atas dasar kekeluargaan yang kaya harus narik yang miskin, yang kuat bantu yang lemah," kata Prabowo.
Kesimpulan
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional. Peresmian Museum Marsinah menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghidupkan kembali nilai perjuangan buruh dan memperkuat semangat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional.










