Project Seru Penuh Kejutan

Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak

May 19, 2026 • 0 Views
Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak
Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak

PSPK – 19 Mei 2026 | Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak. Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025 Immanuel ‘Noel’ Ebenezer Gerungan, melawan tuntutan peradilan lewat humor menyindir. Noel yang dituntut pidana lima tahun penjara dan pernah minta dihukum mati kalau korupsi ini mengaku menyesal tak mencuri uang negara lebih banyak lagi.

Latar Belakang Kasus

Noel dituntut pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp250 juta subsider 90 hari penjara, serta uang pengganti Rp4,43 miliar subsider 2 tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia didakwa memeras para pemohon sertifikasi atau lisensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) senilai Rp6,52 miliar dan menerima gratifikasi.

Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak

Noel mengkritik tuntutan peradilan dengan humor, mengatakan bahwa seharusnya ia korupsi lebih banyak agar mendapatkan hukuman yang setara dengan terdakwa lain yang menikmati uang korupsi lebih besar. ‘Kalau begitu menyesal nggak? Saya menyesal lah. Mendingan korupsi sebanyak-banyaknya, cuma beda setahun dengan yang lain,’ tutur Noel saat ditemui usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus.

Perbandingan dengan Kasus Lain

Noel mencontohkan seperti tuntutan pidana yang ditujukan kepada terdakwa Irvian Bobby Mahendro Putro selama 6 tahun penjara, padahal menikmati uang korupsi sebanyak Rp60,32 miliar. Sementara, kata Noel, dirinya diduga hanya menikmati uang sebesar Rp4,43 miliar. Begitu pula dengan terdakwa lainnya, Hery Sutanto, yang dituntut 7 tahun penjara karena diyakini menikmati uang korupsi Rp4,73 miliar.

Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak

Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak ini menunjukkan bahwa Noel masih memiliki selera humor yang tinggi meskipun sedang menghadapi tuntutan peradilan. Namun, kritik ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kesetaraan hukuman dalam kasus korupsi.

Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak ini juga menunjukkan bahwa Noel masih memiliki keberanian untuk mengkritik sistem peradilan yang sedang menuntutnya. Dengan demikian, Kritik Tuntutan Peradilan dengan Humor, Noel Ebenezer: Mending Saya Korupsi Banyak ini menjadi salah satu kasus yang menarik untuk diperhatikan dalam beberapa waktu mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *