PSPK – 21 Mei 2026 | Kamat Hotel Kebanjiran Hingga Lift Rusak Warnai Pemondokan Jemaah Calon Haji Indonesia di Makkah menjadi sorotan utama dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Hotel Buruz Hidayah, Makkah. Inspeksi ini menemukan sejumlah masalah krusial terkait kelayakan fasilitas akomodasi, mulai dari kamar kebanjiran, kerusakan lift, hingga minimnya tempat wudu serta area jemur pakaian.
Latar Belakang
Hotel Buruz Hidayah masuk dalam catatan khusus Timwas sejak awal karena lokasi jauh dari Masjidil Haram dan jarang beroperasi sehingga fasilitas kurang memadai. Menurut Cucun, pada awal kedatangan, lift di Tower 4 bermasalah. Kemudian masalah desain kamar mandi rata dengan lantai luar, sehingga airnya meluber membasahi karpet kamar. Apalagi satu kamar diisi lima orang, lama-kelamaan karpet menjadi bau dan mengganggu kenyamanan jemaah.
Temuan Inspeksi
Temuan lain menyoroti ketiadaan fasilitas wudu layak dekat musala hotel, seperti terjadi di Tower 6. Kondisi tersebut memaksa jemaah mengangkat kaki ke wastafel cuci tangan. Ketiadaan area khusus mencuci dan menjemur pakaian bagi 1.800 jemaah dalam satu tower turut memperpanjang masalah, menyusul adanya larangan menjemur di atap (rooftop) maupun rubanah (basement).
Usulan Perbaikan
Cucun mendesak pemerintah mengubah sistem sewa pemondokan. Ia mengusulkan kontrak jangka panjang untuk hotel-hotel terbukti bagus pelayanan serta berlokasi dekat Masjidil Haram. Pencarian hotelnya harus betul-betul diperhatikan. Dengan demikian, diharapkan kualitas akomodasi dapat ditingkatkan dan Kamat Hotel Kebanjiran Hingga Lift Rusak Warnai Pemondokan Jemaah Calon Haji Indonesia di Makkah dapat dihindari di masa depan.
Kamat Hotel Kebanjiran Hingga Lift Rusak Warnai Pemondokan Jemaah Calon Haji Indonesia di Makkah merupakan contoh nyata bahwa kualitas akomodasi sangat penting untuk kenyamanan jemaah haji. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dan pembenahan agar Kamat Hotel Kebanjiran Hingga Lift Rusak Warnai Pemondokan Jemaah Calon Haji Indonesia di Makkah tidak terjadi lagi.
Timwas Haji DPR RI memberi apresiasi tinggi terhadap perbaikan kualitas konsumsi jemaah tahun ini. Cucun menilai nasi sajian tidak lagi keras dan lauk pauk matang dengan bumbu khas Nusantara cocok selera jemaah Indonesia. Namun, Kamat Hotel Kebanjiran Hingga Lift Rusak Warnai Pemondokan Jemaah Calon Haji Indonesia di Makkah masih menjadi sorotan utama yang perlu diselesaikan.
Terlepas dari masalah yang dihadapi, jemaah calon haji Indonesia tetap bersemangat untuk melaksanakan ibadah haji di Makkah. Dengan harapan, perbaikan dan pembenahan dapat segera dilakukan agar Kamat Hotel Kebanjiran Hingga Lift Rusak Warnai Pemondokan Jemaah Calon Haji Indonesia di Makkah dapat menjadi pengalaman yang lebih baik di masa depan.












