PSPK – 30 Mei 2026 | Bukan Sekadar Seremonial Kurban, Legislator Kalteng Ini Pilih Serap Keluhan Warga saat Lebaran menjadi sorotan utama ketika Junaidi, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, turun langsung ke Palangka Raya pada Rabu, 27 Mei 2026. Kunjungan yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha itu tidak hanya berfokus pada ibadah kurban, melainkan juga menjadi ajang dialog terbuka antara legislator dan masyarakat akar rumput.
Momentum Idul Adha sebagai Sarana Silaturahmi
Idul Adha selalu dipandang sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan sosial. Junaidi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan silaturahmi di beberapa titik strategis kota, mulai dari pasar tradisional hingga kompleks perumahan. Selama dialog santai, ia menekankan bahwa “esensi Hari Raya Kurban memiliki dimensi sosial yang sangat luas”. Bukan sekadar ritual, melainkan momentum mempererat solidaritas dan menyalurkan aspirasi warga.
Aspirasi Warga yang Diserap
Dalam rangka “belanja masalah”, Junaidi mencatat sejumlah keluhan yang disampaikan warga Palangka Raya. Berikut poin‑poin utama yang tercatat:
- Perbaikan rumah ibadah: warga meminta bantuan stimulan dan fasilitasi renovasi agar tempat ibadah lebih representatif dan nyaman.
- Peningkatan fasilitas lingkungan: kebutuhan mendesak meliputi perbaikan jalan, drainase untuk mengatasi genangan, dan penerangan jalan umum (PJU).
- Distribusi daging kurban yang tepat sasaran: memastikan daging sampai pada keluarga yang membutuhkan tanpa penyelewengan.
- Keamanan dan higienitas proses pemotongan hewan kurban di area publik.
Setiap poin di atas dicatat secara terperinci, menegaskan komitmen Junaidi untuk membawa aspirasi tersebut ke ruang legislatif.
Komitmen Legislator dalam Penanggulangan
Junaidi menegaskan bahwa catatan lapangan akan menjadi bahan pertimbangan serius dalam penyusunan anggaran DPRD Kalteng. “Komunikasi dua arah secara langsung seperti ini adalah kunci utama pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya. Ia menambah, “Bukan Sekadar Seremonial Kurban, Legislator Kalteng Ini Pilih Serap Keluhan Warga saat Lebaran” menjadi prinsip kerja yang menghubungkan kebijakan dengan realitas di lapangan.
Legislator Kalteng tersebut juga berjanji akan mengawal setiap usulan hingga menjadi program konkret, baik melalui alokasi dana APBD maupun kerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga non‑pemerintah.
Harapan Kedepan dan Dampak Jangka Panjang
Dengan pendekatan persuasif dan dialogis, Junaidi berharap perbaikan infrastruktur dan fasilitas keagamaan dapat terwujud dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi, memberikan masukan, serta memantau pelaksanaan kebijakan.
Keberhasilan program ini diharapkan menjadi contoh bagi legislator lain di Indonesia, menunjukkan bahwa keberadaan wakil rakyat tidak hanya berada di gedung legislatif, melainkan juga di jalanan bersama warga. “Bukan Sekadar Seremonial Kurban, Legislator Kalteng Ini Pilih Serap Keluhan Warga saat Lebaran” menjadi slogan yang menegaskan komitmen nyata dalam melayani konstituen.
Kesimpulannya, kunjungan Junaidi pada momentum Lebaran tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi mekanisme efektif untuk mengidentifikasi dan menanggapi kebutuhan masyarakat Palangka Raya. Dengan langkah konkret yang dijanjikan, diharapkan aspirasi warga akan terwujud dalam kebijakan yang berdampak positif bagi kesejahteraan dan pembangunan daerah.










