Project Seru Penuh Kejutan

YouTube Tutup Saluran Pro‑Iran yang Pakai Animasi Bergaya Lego Mengejek Trump

April 17, 2026 • 0 Views
YouTube Tutup Saluran Pro‑Iran yang Pakai Animasi Bergaya Lego Mengejek Trump
YouTube Tutup Saluran Pro‑Iran yang Pakai Animasi Bergaya Lego Mengejek Trump

PSPK – 17 April 2026 | YouTube resmi menonaktifkan saluran milik kelompok pro‑Teheran bernama Explosive Media pada 27 Maret 2026. Keputusan itu diambil karena pelanggaran kebijakan spam, praktik penipuan, dan kecurangan yang diterapkan oleh platform Google.

Explosive Media dikenal karena memproduksi video animasi berbasis kecerdasan buatan dengan gaya Lego yang menirukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Video‑video satir tersebut menjadi viral, meraih jutaan penayangan, dan menjadi bagian dari apa yang disebut analis sebagai “Legofikasi”—suatu bentuk propaganda konflik yang memanfaatkan estetika mainan populer untuk menyampaikan pesan politik.

Dalam klip‑klipnya, Trump digambarkan dengan kepala kuning berukuran berlebih, berperilaku seperti anak kecil yang marah, serta dikelilingi oleh tokoh‑tokoh militer Amerika yang diserang oleh mainan mirip pemimpin Iran. Musik latar dramatis dan adegan-adegan yang menampilkan tombol merah berlabel “Kembali ke Zaman Batu” menambah kesan satir yang kuat.

Setelah penangguhan oleh YouTube, kelompok tersebut tetap aktif di platform lain, termasuk X (sebelumnya Twitter) milik Elon Musk, Telegram, serta Instagram milik Meta yang juga menutup akun terkait. Namun, akun dengan nama serupa masih beroperasi di Instagram pada saat penulisan.

Explosive Media menanggapi kritik YouTube melalui X dengan pertanyaan sarkastik: “Serius! Apakah animasi bergaya LEGO kami benar‑benar mengandung kekerasan?” Sementara itu, video‑video mereka terus dibagikan ulang oleh kreator konten lain, sehingga dampak penangguhan masih terbatas.

Konten berbahasa Inggris yang diproduksi oleh Explosive Media tampaknya ditargetkan pada audiens internasional, mengingat akses ke platform seperti X diblokir di Iran dan biasanya harus melalui VPN. Pada periode pemadaman internet yang dilaporkan oleh NetBlocks, kemampuan kelompok ini untuk tetap mengunggah materi menimbulkan dugaan adanya dukungan atau koordinasi dengan rezim Iran, meskipun mereka membantah tuduhan tersebut sebagai “distorsi media”.

Fenomena “Legofikasi” ini menunjukkan bagaimana perang informasi modern dapat memanfaatkan elemen budaya pop untuk menciptakan narasi yang mudah dicerna dan tersebar luas. Dengan memadukan humor, visual yang familiar, dan pesan politik, video‑video tersebut berhasil menarik perhatian global sekaligus memperkuat posisi propaganda pro‑Iran dalam konflik berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Tehran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *