Project Seru Penuh Kejutan

Tekanan Logistik Global Ancam Ekspor Serat dan Benang, Industri Diminta Perkuat Pasar Domestik

April 9, 2026 • 0 Views
Tekanan Logistik Global Ancam Ekspor Serat dan Benang, Industri Diminta Perkuat Pasar Domestik
Tekanan Logistik Global Ancam Ekspor Serat dan Benang, Industri Diminta Perkuat Pasar Domestik

PSPK – 09 April 2026 | Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah memicu kenaikan biaya logistik secara signifikan, termasuk tarif kontainer, biaya pengapalan, dan premi asuransi. Kenaikan ini berpotensi mengurangi daya saing ekspor Indonesia, khususnya pada komoditas serat dan benang filamen.

Farhan Aqil Syauqi, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia, menyatakan bahwa beban produksi semakin berat karena harga bahan baku naik bersamaan dengan biaya distribusi internasional yang melambung. Ia menegaskan bahwa penurunan ekspor menjadi hampir tak terhindarkan bila biaya kontainer, kapal, dan asuransi terus meningkat.

Untuk mengatasi tekanan tersebut, pelaku industri mengusulkan beberapa langkah kebijakan, antara lain:

  • Pemberian insentif fiskal berupa pembebasan atau pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk tekstil tertentu.
  • Relaksasi bea masuk bagi bahan baku dan komponen produksi yang masuk ke Indonesia.
  • Program stimulus pemerintah yang menurunkan biaya logistik domestik, misalnya subsidi pelabuhan atau tarif kontainer.

Selain mengandalkan kebijakan, asosiasi menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada pasar ekspor dalam jangka pendek. Pasar domestik, dengan populasi besar dan kebutuhan sandang yang terus meningkat, dianggap sebagai penopang utama yang dapat menstabilkan industri.

Strategi diversifikasi pasar diharapkan dapat menjaga tingkat utilisasi pabrik, meningkatkan inovasi produk, dan memperbaiki efisiensi operasional. Dengan demikian, industri tekstil dapat tetap kompetitif meski biaya produksi terus naik.

Secara keseluruhan, situasi global saat ini menggarisbawahi perlunya ketahanan industri yang tidak hanya bergantung pada ekspor, melainkan juga pada kekuatan pasar dalam negeri serta dukungan kebijakan yang fleksibel dari pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *