PSPK – 23 April 2026 | Acara “Merdeka Bicara” kembali digelar pada Rabu, 22 April 2026 di Resto Paradiso Garden, Cilegon, sebagai ruang terbuka bagi mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi, kritik, dan gagasan bagi pembangunan kota industri tersebut.
Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta organisasi kepemudaan hadir, menandai ketiga kalinya agenda rutin ini dilaksanakan. Diskusi berlangsung hingga malam, mencerminkan antusiasme tinggi peserta.
Isu strategis yang dibahas
- Layanan publik, termasuk efisiensi administrasi dan kualitas pelayanan.
- Infrastruktur jalan, transportasi, serta fasilitas publik.
- Aspek sosial‑ekonomi, peluang kerja, dan kesejahteraan warga.
- Pendidikan, khususnya fasilitas dan kurikulum yang relevan.
Pemerintah Kota Cilegon turut berpartisipasi. Walikota Robinsar dan Wakil Walikota Fajar Hadi Prabowo hadir bersama jajaran Forkopimda untuk mendengarkan langsung masukan mahasiswa.
Walikota menyatakan apresiasi atas keterlibatan aktif generasi muda, menekankan pentingnya dialog terbuka untuk menampung aspirasi mereka. “Saya ucapkan terima kasih, semangat untuk kita semua,” ungkapnya.
Salah satu suara mahasiswa, James dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), menyoroti pentingnya konsistensi dalam pelayanan publik. “Kami ingin pemerintah konsisten melayani masyarakat dengan sebaik‑baiknya,” ujarnya.
Diskusi berlangsung hangat namun santai, memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengemukakan pendapat tanpa tekanan. Pemerintah pun memberikan respons langsung terhadap sejumlah masukan, serta memaparkan capaian kerja yang telah diraih.
Pada penutupan, Wakil Walikota Fajar Hadi Prabowo menyampaikan kebanggaannya atas proses dialog yang terjadi, menegaskan bahwa “Malam ini saya bangga, karena ini adalah proses.”
Acara Merdeka Bicara ini tidak hanya menjadi sarana kritik, melainkan juga platform ide dan solusi yang dapat mendorong pembangunan Kota Cilegon ke arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.












