PSPK – 22 April 2026 | Keberangkatan menuju Tanah Suci merupakan momen penting bagi setiap Muslim, bukan hanya sekadar perjalanan fisik melainkan juga perjalanan spiritual yang menuntut persiapan hati. Karena jarak yang jauh dan lama, membaca Doa Safar sebelum melangkah keluar rumah menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Doa Safar memiliki kedudukan khusus dalam Islam. Doa yang dibaca saat bepergian termasuk doa yang paling mustajab, sehingga seorang calon jemaah haji diharapkan memperoleh ketenangan, perlindungan, dan dijauhkan dari segala rintangan selama dalam penerbangan maupun setibanya di Makkah atau Madinah.
Beberapa adab yang sebaiknya dilakukan sebelum meninggalkan rumah antara lain:
- Melaksanakan shalat dua rakaat sebagai permohonan keberkahan.
- Berpamitan kepada keluarga dan meminta maaf atas segala khilaf.
- Memperbanyak dzikir dan membaca doa safar.
Berikut adalah teks lengkap Doa Safar yang biasa dibaca oleh jemaah haji:
Arab:
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
اللَّهُمَّ إِنَّنَا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تُرْضِي. اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ.
اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الأَهْلِ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ المَنْظَرِ وَسُوءِ المُنْقَلَبِ فِي المَالِ وَالأَهْلِ.
Transliterasi:
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, subhaanal‑ladzii sakhkhara lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin. Wa innaa ilaa Rabbinaa lamun‑qalibuun.
Allaahumma innaa nas‑aluka fii safarinaa haadzal‑birra wat‑taqwaa, wa minal‑‘amali maa tardhaa. Allaahumma hawwin ‘alaynaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu‘dahu.
Allaahumma antash‑shaahibu fis‑safari, wal‑khaliifatu fil‑ahli. Allaahumma innii a‘uudzubika min wa‘tsaa‑is‑safari, wa kaabatil‑man‑zhari, wa suu‑‘il‑munqalabi fil‑maali wal‑ahli.
Terjemahan:
“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami di hari kiamat.
Ya Allah, kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini, serta amal yang Engkau ridhoi. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya bagi kami.
Ya Allah, Engkau sahabat dalam perjalanan dan pelindung keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keletihan, pemandangan menyedihkan, serta perubahan buruk dalam harta dan keluarga.” (HR Muslim)
Inti Doa Safar tidak hanya memohon keselamatan fisik, melainkan juga menjaga niat agar setiap langkah dalam menunaikan ibadah haji menjadi amal yang diridai. Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan perjalanan menuju Baitullah menjadi lebih ringan, aman, dan penuh berkah.












