PSPK – 01 April 2026 | Liburan musim panas 2026 diprediksi akan menjadi lebih mahal bagi penumpang yang menggunakan maskapai Jepang, karena All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL) berencana menambah biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) pada penerbangan internasional mulai Juni.
Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga avtur di pasar internasional, terutama setelah konflik di Timur Tengah yang menyebabkan harga bahan bakar pesawat di Singapura melampaui dua kali lipat pada bulan Maret dibandingkan sebelum akhir Februari.
| Rute | ANA (yen) | JAL (yen) |
|---|---|---|
| Eropa & Amerika Utara (Juni-Juli) | 55.000 (naik 23.100) | 50.000 (naik 21.000) |
| China & Taiwan | 14.300 (naik 4.900) | 12.400 (naik 5.000) |
| Korea Selatan & Rusia | 6.500 | 5.900 |
Biaya tambahan ini dihitung berdasarkan rata‑rata harga avtur tiap dua bulan. Misalnya, harga avtur pada Februari-Maret akan memengaruhi tarif pada bulan Juni-Juli. Pada rute domestik, kenaikan tidak berlaku.
JAL menyatakan bahwa sistem tambahan bahan bakar ini dapat diterapkan pada musim semi 2027 sebagai antisipasi kenaikan harga minyak jangka panjang. ANA bersama Skymark Airlines juga tengah mengevaluasi langkah serupa.
Jika surcharge ini diterapkan, harga tiket internasional pada musim liburan diperkirakan akan meningkat signifikan, yang dapat menurunkan minat perjalanan dan menambah beban keuangan bagi wisatawan.












