PSPK – 12 Maret 2026 | Beberapa operator feri yang menghubungkan Singapura dan Batam mulai menerapkan biaya tambahan sebesar S$6 (sekitar US$4,70) per penumpang sejak 12 Maret. Kebijakan ini diberlakukan untuk menutupi lonjakan biaya operasional yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar global.
Operator Horizon Fast Ferry, Majestic Fast Ferry, dan Batam Fast menyatakan bahwa tambahan biaya akan dikenakan pada semua tiket, termasuk yang sudah dibeli sebelum tanggal penerapan. Penumpang akan membayar selisih biaya tersebut di loket tiket masing‑masing operator pada saat keberangkatan.
Selain rute utama Singapura‑Batam, Batam Fast juga mengumumkan biaya tambahan S$12 untuk layanan feri ke Desaru Coast (Malaysia) dan S$6 untuk rute ke Pengelih, Malaysia.
Kenaikan biaya bahan bakar ini berakar dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik antara Amerika Serikat‑Israel dengan Iran telah menutup Selat Hormuz, jalur penting yang menyalurkan sekitar 20% konsumsi minyak dunia. Serangan terhadap kapal‑kapal di selat tersebut memicu proyeksi harga minyak mentah naik hingga US$200 per barel.
Data pasar menunjukkan bahwa pada hari Kamis, harga minyak Brent naik 9,3% menjadi US$100,50 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 8,8% menjadi US$94,92. Kenaikan ini tidak hanya memengaruhi sektor transportasi laut, tetapi juga menambah tekanan pada pasokan gas alam cair (LNG) di Asia, mengingat hampir sepertiga impor LNG kawasan tersebut melewati Selat Hormuz.
Menteri Energi dan Sains & Teknologi Singapura, Tan See Leng, mengingatkan bahwa penutupan Selat Hormuz dapat mempercepat kenaikan harga bahan bakar global. Pemerintah Singapura telah memperkuat diversifikasi sumber energi, termasuk meningkatkan impor LNG dari berbagai pemasok, serta siap memberikan dukungan kepada rumah tangga dan bisnis bila diperlukan.
Dengan situasi energi yang semakin tidak stabil, operator feri diharapkan terus memantau harga bahan bakar dan menyesuaikan biaya tambahan sesuai kebutuhan, demi menjaga kelangsungan layanan yang aman, andal, dan efisien bagi para penumpang.












