PSPK – 20 April 2026 | Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara resmi meluncurkan komunitas Sa’i Walk & Run pada Ahad, 19 April 2026 di kawasan kantor Kementerian Haji dan Umrah. Acara dimulai pukul 05.00 WIB dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan kajian subuh yang dipimpin langsung oleh Wamenhaj.
Setelah sambutan, kegiatan inti Sa’i Walk & Run dibuka dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya gerakan hidup sehat berbasis nilai spiritual. Dalam sambutannya, Dahnil menekankan bahwa program ini berlandaskan tiga pilar utama:
- Shalat Subuh berjamaah sebagai ibadah kolektif;
- Kajian subuh untuk memperkuat dimensi spiritual;
- Jalan dan lari bersama sebagai aktivitas fisik.
Konsep Sa’i Walk & Run terinspirasi dari rukun haji, yaitu sa’i, yang menggambarkan semangat ikhtiar, ketekunan, dan ketahanan fisik dalam beribadah. Dengan menggabungkan ibadah, kajian, dan olahraga, diharapkan peserta dapat meneladani nilai‑nilai tersebut dalam kehidupan sehari‑hari.
Dahnil juga menyoroti pentingnya istithaah kesehatan sebagai prasyarat utama pelaksanaan ibadah haji. Tanpa kondisi fisik yang memadai, jemaah tidak dapat menunaikan rangkaian ibadah secara optimal. Melalui komunitas ini, Kementerian Haji dan Umrah ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan adalah bagian tak terpisahkan dari istithaah beribadah.
Kegiatan ini tidak terbatas bagi pegawai kementerian saja; masyarakat umum dapat mendaftar secara gratis. Antusiasme publik tercermin dari keberhasilan acara serupa di Semarang, meski kuota dibatasi sekitar 80 orang untuk menjaga kualitas pelaksanaan.
Dengan peluncuran Sa’i Walk & Run, diharapkan terbentuk gaya hidup sehat yang selaras dengan nilai spiritual, sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah haji di Indonesia.












